Yusril : Dunia Harus Hukum Myanmar Atas ‘Genocide’ Pada Muslim Rohingya

IMG-20170830-WA0017Foto : Kekejeman Militer Myanmar (ist/net)

Klikaktifis.com – Keterlibatan militer Myanmar dalam pembantaian masyarakat Muslim Rohingya adalah kejahatan kemanusiaan atau “crime against humanity” yang wajib dihukum oleh dunia internasional.

Pembantaian yang dilakukan tentata Myanmar itu sengaja dibiarkan oleh Pemerinrahnya sehingga kejahatan ini menjadi kejahatan sistematis dan meluas yang bertujuan melenyapkan sebuah entitas etnis atau “etnic cleansing” alias genoside di negara itu.

Partai Bulan Bintang, sebagai sebuah partai Islam dan Partai Kebangsaan, mengutuk keras pembantaian Muslim Rohingya oleh militer Myanmar yang dibiarkan oleh Pemerintahnya. Partai Bulan Bintang segera akan melakukan langkah politis dan kemanusiaan untuk membantu Muslim Rohingya, ujar Yusril Ihza Mahendra (YIM) dalam pernyataan persnya di Jakarta, Jumat (01/09).

Kami juga tambah YIM, mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah diplomatik untuk menekan Myanmar. Indonesia dapat menggalang negara-negata ASEAN lainnya untuk mengambil langkah nyata mendesak Pemerintah Myanmar untuk menghentikan pembantaian atas Muslim Rohingya.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang ini mengungkapkan kekecewaannya kepada Aung San Suu Kyi, pemimpin paling berpengaruh di Myanmar saat ini, yang tidak mengambil sikap pro aktif menghentikan kekejaman militer Myanmar dan kelompok-kelompok agama di sana terhadap Muslim Rohingya.

“Sebagai pemegang Hadiah Nobel Perdamaian, sikap Suu Kiyi yang membiarkan kekejaman di Myanmar adalah sikap yang memalukan”, kata Yusril.

Partai Bulan Bintang juga mengajak Umat Islam Indonesia untuk bersatu membantu Muslim Rohingya. Solidaritas sebagai sesama Muslim harus kita tunjukkan di saat-saat penderitaan saudara-saudara kita di Myanmar sudah demikian seriusnya.

YIM juga memerintahkan  agar Pemuda Bulan Bintang mengkoordinasikan bantuan kemanusiaan kepada Muslim Rohingya.

Sementara itu di kesempatan yang berbeda, Nasir SH, Ketua Dewan Syuro Pengurus Daerah Gerakan Pemuda Islam indonesia (PD GPII) Kota Baubau Sultra mengatakan, ini zaman serba digital, tak bisa lagi kejadian di setiap sudut bumi di sembunyikan.

“Tindakan militer Myanmar dan para pendeta Budha radikal yang membantai Muslim Rohingya dengan sangat kejam dan masuk dalam kejahatan kemanusian. Indonesia sebagai negara besar di Asean harus mampu mecegah kejadian ini berulang kembali. Tentara pasukan perdamaian  Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) harus segera masuk ke Myanmar”, tegas Nasir yang saat ini sedang ‘runing’ sebagai bakal calon walikota (Bacawako) Baubau 2018 – 2023 ini.****

 

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa