Waduh, Penyidik Dari Polri Selalu Di ‘Buly’ Di Internal KPK

images (12)Ist/net

Klikaktifis.com – Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Aris Budiman melaporkan Penyidik KPK, Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Aris tak memiliki niat buruk dengan membuat laporan tersebut.

“Yang terpenting bahwa Aris Budiman menyampaikan bahwa dia tidak pernah menggembosi KPK, tidak pernah ada. Semua KPK berdiripun, polisi ikut di situ,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Minggu 3 September 2017.

Terkait laporan, ia menyatakan bakal menindaklanjuti hingga tahap gelar perkara dan tahapan lainnya. Polda dipastikan bakal profesional menangani laporan tersebut. Argo menilai laporan Aries sangat berdasar.

Menurut tafsirnya, Aris menginginkan KPK menjadi semakin berintegritas dan terpercaya. “Yang terpenting bagaimana di KPK itu bagus, dan tidak ada kejadian apa-apa. Makanya Aris menyampaikan apa yang ada, sudah dilaporkan mengenai kegiatan elektronik yang merasa Aris itu merasa terganggu, yang bersangkutan sudah kita periksa rencana berikutnya saksi-saksi,” sebut Argo.

Seperti diketahui, Isi surat elektronik atau email disebut sebagai pemantik Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Aris Budiman melaporkan koleganya Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya. Surel yang ditulis Novel disebut tak senonoh.

“Novel dalam email menulis ‘Direktur (Aris, red.) tidak punya integritas’. ‘Direktur terburuk sepanjang massa’. Ini kata-kata yang membuat Aris merasa terhina,” kata Argo.

Laporan Aris yang sudah dilayangkan 10 hari lalu ini kembali mengemuka usai dia bersaksi di rapat Panitia Khusus Hak Angket KPK. Apalagi di sana Aris menyebut ada satu penyidik senior yang kerap menolak usulan rekrutmen penyidik dari Kepolisian.

Ketika anggota Pansus menyebut apakah penyidik itu Novel Baswedan. Aris membenarkan.

“Betul,” kata Aris. Aris menyebut Novel sebagai sosok powerfull yang berpengaruh di internal KPK.

Seperti di ketahui internal KPK kini sedang bergolak setelah Aris hadir dalam rapat Pansus di DPR. Setelah itu beredar kabar dari sumber yang tak mau si sebut namanya bahwa penyidik-penyidik KPK yang berasal dari Polri selalu mengalami tekanan dan di ‘buly’ di internal KPK karena di ragukan integritas dan loyalitasnya. (mtvn/mars)

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa