Teten Masduki Mewakili Presiden Buka Muktamar PII Ke XXX

IMG-20170518-WA0020Klikaktifis.com – Kepala Staf Presiden republik indonesia (KSP RI) Teten Masduki,ditugaskan oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo untuk membuka acara Muktamar Nasional Pelajar Islam Indonesia(MUKNAS – PII) ke XXX.

Acara berlangsung di Wisma Antara Jakarta Pusat, 18 Mei 2017, dengan mengusung tema,” Mengembalikan Jati diri Pelajar Dalam Bingkai Persatuan”.

“Salam dan maaf dari Bapak Presiden, tidak bisa hadir di acara yang begitu penting ini, dan beliau menugaskan saya. Pak Presiden begitu padat acaranya hari ini. Beliau (Presiden RI) berpesan, nanti kalau hasil – hasil muktamar kita atur waktu untuk ketemu dengan Bapak Presiden dalam rangka menyampaikan hasil – hasil muktamar” ujar Teten Masduki (Kepala Staf Presiden) Kamis (18/5).

Saat ini, masalah persatuan adalah satu masalah yang urgen untuk dibicarakan. Kelahiran PII pada tahun 47 memiliki spirit untuk menyatukan semua pelajar islam yang terfragmentasi (terpecah – terpecah).

IMG-20170518-WA0021

 

Dalam perkembangan sejarah  indonesia kader – kader PII telah terbukti mempersatukan kita semua dan membawa Indonesia dalam banyak kemajuan. Tak perlu disebutkan tokoh – tokoh nasional yang lahir dari PII.” Pungkas Teten dalam sambutannya.

Saat ini, PII merupakan salah satu organisasi pelajar Islam tertua di Indonesia. Untuk setiap masa kepengurusannya menyelenggarakan Muknas. Muknas PII XXX kali ini diselenggarakan di Jakarta dimulai dari 18 s.d. 22 Mei 2017.

Turut hadir pada acara pembukaan tersebut Mantan Ketua Umum Pelajar Islam Indonesia (PII) Periode 1986 – 1989 Dr. T. Chalidin Yacob,  MA. JP. yang saat ini menetap di Australia.

Selain itu hadir pula Ketua Umum/Perwakilan ormas OKP Nasional seperti HMI, PMKRI, IPNU dan lain – lain termasuk para undangan KB PII dan juga kader – kader PII sejabodetabek.

Acara Pembukaan MUKNAS PII XXX tersebut diakhiri dengan Bedah Buku dengan judul “Muslim Melayu Penemu Australia” yang ditulis oleh Dr. T. Chalidin Yacob,  MA. JP.

Bedah buku ini sendiri cukup khidmad diikuti oleh ratusan pelajar dan mahasiswa yang datang dari seantero Jakarta.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa