Terkejut-Kejut Di Pilgub DKI

img-20160923-wa0047
Foto : ist/net

By. Naufal A. Caya

Judul “terkejut-kejut di Pligub DKI” ini nampaknya sangat tepat bagi saya untuk menggambarkan situasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta yang kini telah memasuki babak pendaftaran pasangan calon. Para elite partai pun sampai turun tangan mengkalkulasi peluang menang atau tidaknya sosok yang akan diusung dalam suksesi DKI-1 ini.

Teringat statement Ketua MPR-RI yang juga merupakan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan usai menyampaikan orasi ilmiah dalam Dies Natalis Universitas Lampung, Kamis (22/9). Zulkifli menyebut bakal ada kejutan-kejutan di Pilgub DKI. Ya memang dari awal mengikuti perkembangannya, saya sendiri kerap kali terkejut-kejut.

Diketahui, PDI-P telah menyatakan mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama – Djarot S. Hidayat. Dengan demikian PDI-P dalam suksesi ini berkoalisi dengan Golakar, Hanura dan Nasdem yang lebih dahulu menyatakan dukungan kepada Basuki-Djarot.

Harus diakui bahwa posisi gubernur DKI Jakarta sangat diperhitungkan. Dibalik “lahan basah” tanah Betawi, Jakarta sebagai pusat ibu kota negara memungkinkan gubernur terpilih untuk mengakses segala hal yang dapat menunjang program kerjanya.

Perkembangan terakhir di haari-hari terakir jelang penutupan pendaftaran, muncul nama putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Letkol.inf. Agus Harimurti Yudhoyono yang digadang-gadang maju untuk bertarung melawan petahana dengan didorong koalisi Demokrat, PAN, PPP, dan PKB.

Informasinya, suami Annisa Pohan ini akan berpasangan dengan Sylviana yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan. Ia juga mantan Wali Kota Jakarta Pusat dan pernah menjadi perempuan pertama sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI.

Saya sendiri sangat menyayangkan rencana duet Agus Harimurti – Sylviana Murni ini. Selain peluang yang sangat sulit, sangat disayangkan apabila Agus Harimurti harus meninggalkan karier militernya. Apalagi dengan kepangkatannya di TNI yang semakin merangkak ke pucuk.

Saya berharap kabar ini hanya kabar burung, sebab jika melihat survey elektabilitas dan popularitas sejumlah nama yang belakangan ini terus meroket menyaingi pasangan Basuki Tjahaja Purnama – Djarot S. Hidayat adalah Sandiaga Uno dan Yusril Ihza Mahendra.

Bagaimana menurut yang lain?

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa