Suropati : Tegakan Hukum Terhadap Viktor Laiskodat

images (9)
Foto : Kompas

Klikaktifis.com – Setidaknya ada tiga hal serius dalam Pidato Viktor Laiskodat (Politisi Nasdem) yang sangat provokatif dan berbahaya bagi persatuan Bangsa.

Pertama, Viktor Liskodat yang beragama non muslim menafsirkan makna khilafah sebagai sesuatu yang buruk. Padahal khilafah adalah bagian ajaran Islam dan bermakna luas. Artinya Viktor Laiskodat berusaha mengadu domba Umat beragama yang ada di Indonesia, khususnya di NTT.

Kedua, orasi Viktor Laiskodat juga berisi fitnah terhadap beberapa partai politik dan sangat tendensius. Jika sekelas anggota DPR berbicara asal dan fitnah, maka kualitas politik dan demokrasi kita semakin buruk. Hal ini tidak boleh dibiarkan.

Ketiga, di dalam orasinya Viktor Laiskodat juga menebar ancaman dan kebencian akan membunuh orang yang menganut ajaran khilafah yang secara implisit adalah Umat Islam. Demikian disampaikan Aditya Iskandar
Koordinator Suropati (Solidaritas Untuk Pergerakan Aktifis Indonesia) dalam keterangannya di Jakarta, Senin (07/08)

Menurut Aditya, atas dasar hal tersebut diatas kami mendesak hal-hal sebagai berikut

Pertama kata dia, mendesak DPR segera menghukum anggota DPR dari Fraksi Nasdem, Viktor Laiskodat.

Kedu, Mendesak Kepolisian RI segera memeriksa dan menetapkan Viktor Laiskodat sebagai tersangka. Setidaknya ada tiga pasal pidana yang bisa diterapkan: pasal 311 ayat (1) KUHP, pasal 156 huruf a KUHP, pasal 28 ayat (2) UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Ketiga, Meminta Umat Islam untuk memboikot Partai Nasdem dalam setiap pemilu baik pilkada, pemilu legislatif dan pilpres, tegas Aditya.

Di ketahui Viktor dalam sebuah acara di NTT menuduh beberapa Partai politik sebagai pendukung khilafah dan intoleran karena menolak mendukung Perppu ormas. Kata Viktor kalau ada khilafah maka semua orang harus solat maka Viktor memgajak warga yang hadir seperti peristiwa ’65, membunuh lebih dulu atau di bunuh.

Respon keras datang dari partai-partai yang di tuduh seperti Gerinda, PAN dan demokrat yang telah melaporkan Viktor ke Mabes Polri dengan tuduhan provokasi Sara, ujaran kebencian sebagaimama dalam UU ITE.****

 

 

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa