Sugeng : Ada Pengusaha Yang Bermain Dalam Musda Golkar Musi Rawas

ab

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Klikaktifis.com – Pembangunan daerah tidak terlepas dari peranan anggota legislatif yang terwakili dari beberapa partai politik.

Peranan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam perencanaan pembangunan cukup besar dan dominan, yaitu dimulai dari pembuatan peraturan daerah tentang pola dasar pembangunan daerah.

Selanjutnya program tahunan yang tertuang dalam APBD juga harus mendapat persetujuan DPRD. Sebuah proyek tidak bisa masuk dalam APBD apabila DPRD keberatan.

Biasanya dewan sebelum pembuatan APBD mengadakan kunjungan ke daerah-daerah guna menyerap aspirasi masyarakat yang menjadi bekal dalam pembahasan bersama dengan eksekutif.

Oleh sebab itu partai politik harus lebih selektif dalam perekrutan kader yang menduduki sebuah jabatan di partai politik.

Demikian di sampaikan Sugeng Prayoga, tokoh muda asal Kabupaten Musi Rawas dalam keterangannya beberapa saat lalu, Rabu (21/9).

Sugeng menerangkan, partai politik merupakan salah satu pilar demokrasi karena partai politik merupakan institute kedaulatan rakyat yang memiliki fungsi untuk menyalurkan aspirasi dan kepentingan rakyat (constituence) dan mempejuangkan menjadi kebijakan publik.

Yang bertindak sebagai suatu kesatuan politik dan dengan memanfaatkan kekuasaannya untuk memilih, bertujuan untuk menguasai pemerintahan dan menjalankan kebijakan umum.

Partai politik merupakan hasil pengorganisasian dari sekelompok orang agar memperoleh kekuasaan untuk menjalankan program yang telah direncanakan, ungkapnya.

Kata dia, dalam waktu dekat ini golkar Musi Rawas akan mengadakan Musyawarah Daerah (Musda) yang sudah diagendakan tanggal 28 September 2016 minggu depan.

Dimana salah satu agendanya mengadakan pemilihan ketua pimpinan daerah yang baru.

Berdasarkan informasi yang beredar dimasyarakat, diduga adanya pihak swasta dalam hal ini pengusaha ikut serta bermain dalam proses pemilihan Musda Golkar Musi Rawas, membantu memenangkan salah satu calon kandidat dalam hal finansial.

Dalam Musda Golkar Musi Rawas kali ini dimana seluruh kandidat yang ikut bertarung yang notabanenya merupakan pemangku kebijakan, baik itu anggota legislatif, yudikatif dan ada juga adik kandung bupati Musi Rawas yang akan mengikuti pertarungan dalam Musda Golkar Musi Rawas ini, terangnya.

“Perlu kita waspadai dalam moment Musda Golkar kali ini tidak menutup kemungkinan pihak pengusaha membantu salah satu kandidat dengan ber-gainning minta jatah proyek di Kabupaten Musi Rawas”, tegasnya.

Sugeng menambahkan, jika ini terjadi maka akan mempengaruhi kebijakan pembanguan di Musi Rawas kedepan.
Untuk meng-Cover agar hal ini tak terjadi.

Maka perlu peran serta seluruh stakeholder yang ada, baik itu Kejaksaan, Kepolisian dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk sama-sama memantau jalannya Musda Golkar di Musi Rawas. Demikian Sugeng.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa