Stevanus Malak & Kepala BPKAD Di Duga Gelapkan APBD Sorong

stevanus-malak-didemo-warga-sorong-di-jakartaKlikaktifis.com – Bupati Sorong Stevanus Malak dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kabupaten Sorong Johny Kamuru di duga melakukan tindak pidana korupsi berupa penggelapan dana bantuan sosial biaya perjalanan dinas dan mark up pegawai siluman di kabupaten tersebut.

Seperti di rilis yang di terima redaksi dari news investigasi, dugaan ini mencuat dari laporan yang di sampaikan sekretaris Lembaga Pengwasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Provinsi Papua Barat, Robby Paa yang melaporkan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang di lakukan oleh bupati Sorong dan kepala BPKAD ke Polres Sorong, di Aimas, Senen (19/09/2016).

Robby mengatakan, pihaknya memiliki bukti rincian nama-nama yang seharusnya menerima dana bansos yang tertera pada keputusan Bupati Sorong nomor 446/358/2014 tentang daftar penerima bantuan sosial yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Sorong tahun 2015.

“Telah di ambil sample secara acak yaitu ketiga kelompok. Kelompok usaha wisata, kelompok simifagu dan kelompok pecinta budaya di bawah naungan dinas pariwisata pemuda dan olah raga Kabupaten Sorong yang mencapai nilai anggaran keseluruhan berjumlah Rp. 44 milyar dari 4 bidang yang menerima dana bansos serta kepada kelompok masyarakat”, ungkap Robby.

Ia menerangkan, polisi telah memeriksa ratusan orang guna mencari detail penggelapan dana tersebut, sembari menunjukan 17 unit aset Bupati Stevanus yang berada di beberapa lokasi diantaranya Kabupaten Sorong, Kota Sorong, Sulawesi Utara dan Jakarta dengan total mencapai Rp. 53 Milyar.

Robby menegaskan, masyarakat di kabupaten tersebut megharapkan agar laporan ini dapat di tindak lanjuti hingga ke tingkat pemerintah pusat baik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Polri.

“ Kepada pemerintah pusat dan penegak hukum KPK dan mabes Polri untuk mengungkap kasus ini karena sudah sangat mengkhwatirkan di wilayah kabupaten Sorong”, pungkasnya. (mars)

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa