Spirit Usaha, Siswa ABN Dirikan PT GMI

IMG-20171109-WA0006Klikaktifis.com – Para siswa Akademi Bela Negara (ABN) Gorontalo hari ini (08/11/2017) di Kampus ABN Jakarta, bersepakat untuk segera mengagendakan Launching PT. Garda Multi Inspirasi (GMI).

Perusahaan ini didirikan sebagai wujud spirit wirausaha yang terinspirasi dari para senior mereka.

“GMI adalah Perusahaan yang didirikan atas inisiatif Para Siswa ABN Gorontalo karena terinspirasi dari para senior kami,” jelas Rusli Dunggio selaku Dirut PT. GMI.

Rama Datau dan Roman Nasaru ternyata merupakan 2 (dua) tokoh yang telah banyak menginspirasi langkah besar para anak muda Gorontalo ini.

“Kak Rama dan Kak Roman yang selama ini paling banyak membantu kami sekaligus menjadi inspirasi bagi kami untuk berwirausaha melalui Perusahaan ini,” ungkap Rian Djafar yang didaulat sebagai Komisaris Utama.

PT. GMI sendiri akan berkantor di kawasan elit Senayan, tepatnya di Grand Slipi Tower Jakarta. Sedangkan untuk Kantor Cabangnya untuk sementara ini akan ada di NTT, Riau, Sulawesi Utara serta Aceh.

Sebagai proyek perdananya, saat ini PT. GMI telah menjalin kemitraan dengan pihak Universitas Muhammadiyah Gorontalo dan Produsen Alat Peraga Multimedia Pendidikan.

Untuk komposisi Pimpinan Perusahaan, telah terbentuk Dewan Komisaris yakni Rian Djafar (Komisaris Utama), Ahmad Soli dan Yus Taufik Ishak.

Sementara untuk Dewan Direksinya yakni Rusli Dunggio sebagai Direktur Utama, Bahrudin K. una sebagai Direktur Perencanaan, Riset dan Pengembangan serta Rahman Tamutu di Posisi Direktur Keuangan.

Untuk posisi Direktur Personalia dan Pengembangan SDM ditempati Midun Rahmola. Sedangkan Direktur IT dan Database dipegang Falmairus dari NTT.

Direktur Marketing Afri Anton (Riau) serta Direktur Produksi dan Logistik dipercayakan pada Arfin Tambulu.

Sementara untuk Direktur Wilayah Sulawesi Wismanto Marasi dan Direktur Wilayah Sumatera dijabat Andika Pratama.

“Untuk kepastian jadual launchingnya, kami menunggu arahan dulu dari Kak Rama dan Kak Roman, insya Allah targetnya sebelum kami kembali ke Gorontalo,” pungkas Rusli.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa