SOKSI Desak Presiden Jokowi Terbitkan Perppu Anti Terorisme

Klikaktifis.com – Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) mengapresiasi sikap tegas dan kemauan politik Presiden Jokowi merespons kasus bom Kampubg Melayu Jakarta Timur yang menyatakan bahwa tidak ada ruang hidup bagi terorisme di Indonesia.
Namun SOKSI mendesak sikap tegas Presiden itu diikuti dengan kebijakan membuat secepatnya Perppu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang) Tentang Penanggulangan (Anti) Terrorisme, ujar Plt. Ketua Umum SOKSI Ali Wongso Sinaga Kepada awak media, Jumat (26/05).
IMG-20170526-WA0007
Foto : Plt. Ketua Umum SOKSI Ali Wongso Sinaga
Menurut Ali Wongso, sebab negara tidak boleh kalah cepat terhadap gerakan terorisme seperti yang sedang dialami negara tetangga Filippina yang sementara ini terroris ISIS disana sudah menguasai Kota Marawi Mindanao.
“POLRI/TNI bersama BNPT perlu  payung hukum yang kuat berupa UU untuk bisa ‘all out’ dan efektif serta cepat mencegah sekaligus membasmi terrorisme di Indonesia sebagaimana kemauan politik Presiden Jokowi serta aspirasi rakyat menentang terrorisme dan menghendaki agar negara ini benar-benar aman tenteram”, tegas Ali.
Ali yang juga Ketua Bidang tenaga kerja DPP Partai Golkar menambahkan, Jika kebutuhan payung hukum yang mendesak itu diserahkan pada mekanisme amandemen UU oleh DPR RI bersama Pemerintah, pasti akan makan waktu relatif lama.Padahal UU tersebut amat dan sangat medesak sehingga momentumnya tak boleh terlambat sedikitpun sebab resikonya sangat tinggi, rakyat akan jadi korban teroris.
SOKSI menaruh kepercayaan penuh dan harapan kepada Bapak Presiden Jokowi untuk dapat sesegeranya keluarkan PERPPU itu.
 “Logikanya seluruh rakyat dan DPR RI akan pasti dukung pemberantasan terrorisme dan perlindungan warga negara dari kejahatan terrorisme sekaligus menjaga kondusifitas iklim ekonomi Indonesia termasuk sebagai salahsatu tujuan wisata utama dunia”, pungkas Ali Wongso.
Di ketahui dalam ledakan bom di Kampung Melayu pada Rabu 24 Mei lalu menyebabkan 3 orang polisi gugur, 2 orang yang di duga pelaku serta 5 orang polisi dan beberapa warga lain terluka.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa