Sistem Pelat nomor Ganjil Genap Pengganti 3 in 1 Berlaku 27 Juli mendatang

 

IMG-20160719-WA0029
Foto : ilustrasi/net

Klikaktifis.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menguji coba kebijakan sistem pelat nomor ganjil genap pengganti 3 in 1 pada 27 Juli mendatang. Polisi pun sudah mempersiapkan sanksi untuk penegakan hukum bagi pelanggar.

“Proses tentunya kalau namanya uji coba, kita pun sudah kita siapkan namanya blangko pelanggaran. Ini sudah diperbanyak, teguran sifatnya. Selama uji coba kita siapkan blangko teguran. Kemudian, kita dokumentasikan, kita foto,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/7/2016).

Awi menjelaskan, untuk mematangkan wacana tersebut, hari ini juga dilakukan rapat koordinasi pelaksanaan uji coba dengan forum lalu lintas angkutan jalan. Untuk kepolisian, Awi mengaku sudah menyiapkan penambahan anggota untuk pengawasan.

“Jadi kurang lebih perkiraan yang akan kita gelar di sepanjang kawasan ganjil genap antara 200 personel,” lanjut Awi.

Menurut dia, berdasar versi Dinas Perhubungan DKI, ada sembilan titik yang akan mendapat penjagaan aparat. Pada titik tersebut akan dijaga anggota Dishub dan dibantu personel kepolisian.

“Kita semua titik mulai persimpangan yang ada di seluruh kawasan akan kita lakukan. Mana tempat masuknya mana tempat keluarnya, nanti akan kita tempatkan personel-personel,” jelas Awi.

Pengawasan pelat nomor palsu

Dalam pengawasan, polisi juga memanfaatkan kamera milik Dishub. Dalam mengantisipasi adanya pemalsuan pelat nomor, Awi menjelaskan anggota di lapangan akan menjalankan pengawasan manual.

“Selama ini yang kita terapkan sistem manual, dalam artian anggota kita di lapangan sudah terlatih. Mana pelat palsu mana enggak, mana sesuai spek atau enggak, itu sudah terlatih. Kelihatan dari bahan, cat ketahuan, kelihatan, kan nanti kita lihat karakter nomor kelihatan. Mana yang meragukan dilihat diperikasa,” beber Awi.

Awi lanjut mengatakan, “Kalau didapat pelat palsu sudah serius, tentunya akan kita tindak. Bukan teguran lagi, kita tilang. Ketahuan kan kalau palsu, gampang bengkok pelatnya,” pungkas Awi. (metrotv/mars)

 

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa