Semua Alutsista Sejenis Milik TNI Agar Sementara Di Grounded 

IMG-20160711-WA0001
Foto : Menhan RI, Ryamizard Ryacudu

Klikaktifis.com – Rahman Sabon Nama pengamat sosial politik mengatakan, pertahanan negara adalah segalanya untuk mempertahankan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI serta keselamatan tumpah darah segenap bangsa Indonesia.

Untuk itu saya  meminta agar Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu agar semua alutsista TNI AL , AD, AU untuk sementara di Grounded karena berkaitan dengan kecelakaan Alutsista yang terus berulang  dan terakhir Jumat (8/7) sebuah Heli Bell 205 jatuh di Sleman, Yogjakarta.

Sehubungan dengan adanya musibah kecelakaan Helikopter tersebut, maka saya sarankan agar Menteri Pertahanan perlu ada kebijakan khusus sehingga kejadian serupa tidak berulang yang telah mengorbankan prajurit terbaik TNI.

Saran saya agar Menhan Ryamizard perlu segera melakukan Investigasi penyebab kecelakaan tersebut karena alutsista merupakan kebutuhan alat pertahanan strategis dalam melaksanakan pertahanan negara. Demikian di sampaikan Rahman dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/7).

Kata Rahman, terkait dengan hal ini maka disarankan agar pemerintah/Menhan diminta agar :

1) Semua Alutsista sejenis yang dimiliki TNI AD,AL,AU agar untuk sementara di grounded sampai ditemukan penyebab kecelakaan ini.

2) Agar Kemhan melakukan inventarisasi Alutsista TNI yg telah berusia tua (diatas 30 tahun),dan  laksanakan uji kelaikan secara menyeluruh, walaupun masih beroperasi,dan Alutsista yang  sudah uzur  sesuai batas lifetimenya baik yang dioperasikan  oleh TNI AD,AL,AU agar  segera dihentikan operasionalnya,untuk menghindari tidak terjadi korban prajurit TNI.

3) Menhan dan Panglima TNI diminta untuk membatasi pengoperasian Alutsista yang tidak sesuai peruntukan,dan disarankan agar kurangi seremonial.

4) Perlu ada peraturan berupa Keppres agar tidak lagi melaksanakan proses hibah Alutsista bekas.

5) Perlu ada perbaikan sistem mekanisme penganggaran Alutsista, dengan prioritas anggaran pemeliharaan dan pengadaan suku cadang (sucad)

6) Proses pengadaan Alutsista harus transparan dan auditable, dan untuk pengadaan Alutsista strategis harus sepengetahuan Presiden RI

Mengingat kecelakaan Akutsista terus berulang,maka saya berharap  wakil rakyat di DPR perlu memperhatikan agar ada penambahan anggaran Pertahanan menjadi 1,5 % karena anggaran pertahanan yang ada sekarang  masih 0,8% dari PDB.

Menurutnya, Kemenhan disarankan agar prioritas alokasi anggaran untuk pelatihan operator pengawak dan kaderisasi.Perlu di apresiasi bahwa pemerintah  saat ini telah menambah kekuatan alutsista TNI sehingga sudah mengalami peningkatan yang cukup berarti, sehingga saat ini Militer Indonesia cukup diperhitungkan dunia, tegasnya.

“Namun kualitas dan kuantitas alutsista TNI masih jauh dari kondisi ideal untuk mendukung konsep poros maritim dunia yang digagas Presiden Joko Widodo”, tutupnya.****

 

 

 

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa