Selamatkan Anak Indonesia Dari Vaksin Palsu

IMG-20160628-WA0012Febby Helmisa Ramadhan

(Direktur Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda Islam Indonesia)

Marak nya pemberitaan Vaksin Palsu yang beredar ditengah masyarakat saat ini tentu membuat para orang tua akan panik memikirkan bagaimana kondisi anak – anak nya bila mendapati selama ini ialah vaksin yang di suntikan ke dalam tubuh sang anak adalah vaksin palsu.

Bagaimana tidak menurut Vaksinolog dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc – VPCD mengungkapkan, risiko terberat adalah anak akan terkena infeksi. Pembuatan vaksin palsu yang tidak steril dan tidak mengikuti prosedur seperti pembuatan vaksin asli tentu akan menimbulkan banyak kuman dan menyebabkan infeksi.

Gejala infeksi tersebut antara lain demam tinggi disertai laju nadi cepat, sesak napas, dan anak sulit makan. (Dikutip dari http://nationalgeographic.co.id)

Dengan telah terungkap nya kasus sindikat pemalsuan vaksin oleh Subdirektorat Industri dan Perdagangan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, sedikit tidaknya telah memberikan kelegaan di hati setiap orang tua dan menjadi acuan utama untuk dapat lebih berhati – hati dalam memberikan vaksin kepada anak.

Dalam hal ini tentu pertama – tama kita sebagai masyarakat Indonesia menyampaikan apresiasi setinggi – tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia karena telah berhasil membongkar praktik terlarang pembuatan vaksin ilegal yang dimana sangat mengejutkan bahwa pembuatan dan peredaran vaksin palsu sudah berjalan dari tahun 2003.

Tidak terbayangkan dari tahun 2003 berlangsung sudah berapa banyak anak – anak Indonesia telah menjadi korban akibat peredaran vaksin palsu. Tentu kita sebagai masyarakat akan berpikir, apakah diantara keluarga kita (anak, adik, dan atau keponakan) pernah menjadi bagian dari korban akibat peredaran vaksin palsu tersebut ??

Dalam hal ini semestinya langkah dan sikap yang pelu kita ambil adalah bersikap dengan tenang, namun dengan langkah tepat dan cepat untuk dapat memvaksin kan ulang anak, adik, keponakan kita yang berusia di bawah 10 tahun (sesuai arahan Kementerian Kesehatan).

Langkah tersebut lebih tepat dari pada kita saat ini harus meributkan siapa dan siapa yang harus bertanggung jawab ?? Serta mencari pembenaran masing – masing pihak ??

Namun langkah yang terpenting adalah kita sebagai orang tua dapat segera memeriksa/ memberikan vaksin ulang guna menyelamatkan anak, adik, keponakan kita dari bahaya vaksin palsu bilamana pernah mendapati suntikan vaksin palsu tersebut diantara keluarga kita.

Dan Kementerian Kesehatan, BPPOM, Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten Kota harus bekerja ekstra untuk dapat mengecek secara keseluruhan baik di Apotik dan dirumah sakit terkait penyebaran vaksin palsu yang sudah lama beredar.

Serta dalam hal ini pula peran masyarakat diperlukan untuk berkontribusi membantu Kepolisian memberikan informasi laporan jika mendapati kecurigaan tempat dimana beredarnya vaksin palsu.

Selamatkan anak – anak Indonesia generasi bangsa dengan langkah tepat dan cepat, sebagai bentuk langkah pertama melindungi anak, adik, keponakan kita dari bahaya nya vaksin palsu.

 

 

 

 

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa