Ribuan Kader IMM Geruduk Kedubes Myanmar

IMG-20170906-WA0002Klikaktifis.com – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Bersama Ribuan Kader IMM DKI Jakarta menggelar Aksi Kemanusiaan untuk Etnies Rohingya di Depan Kedubes Myanmar Jakarta. (06/09/2017).

Muhammad Solihin Ketua DPP IMM Bidang Hikmah menyampaikan, Aksi kemanusiaan ini, DPP IMM menghadirkan ribuan kader IMM DKI Jakarta di Kedubes Myanmar. Mengingat ini adalah Aksi serentak seluruh Indonesia, sehingga bisa dipastikan hampir setiap daerah seluruh Indonesia melakukan hal yang sama.

IMG-20170906-WA0003

Solihin selaku Koorlap menegaskan, Krisis Kemanusiaan Rohingya ini Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah mengeluarkan Lima Sikap sebagai berikut.

Pertama, Pemerintah Myanmar (Aung San Suu Kyi dan Wirathu) pantas dihukum mati atas kebiadaban sistematis terhadap warga minoritas Rohingya, jika hal ini tidak dapat dihentikan.

Kedua, Mendesak Negara-Negara ASEAN Mengeluarkan Myanmar dari keanggotaan ASEAN, jika kekejaman terhadap etnis Rohingya jika penindasan ini terus terjadi.

Ketiga, Indonesia sebagai negara mayoritas Islam terbesar dunia harus jadi pelopor sanksi internasional atas Myanmar.

Keempat, Nobel Perdamaian pemimpin Myanmar (Aung San Suu Kyi) harus dicabut oleh komite hadiah nobel karena telah terjadi pelanggaran HAM terhadap etnis Rohingya.

IMG-20170906-WA0002

Kelima, Mendesak pemerintah bangladesh untuk membuka pintu perbatasan seluas-luasnya agar etnis Rohingya bisa menyelamatkan diri dari persekusi pemerintah Myanmar, beber Solohin.

Pada saat yang sama salah satu masa Aksi, IMMawan Rio Rizki menyampaikan Orasi Kemanusiaanya dihadapan ribuan masa aksi mengatakan, permasalahan Genosida Etnies Rohingya di Myanmar merupakan tanggung jawab semua elemen masyarakat dunia ini, karena ini isu kemanusiaan, sebutnya.

Selanjutnya Rio Rizki  Ketua Umum PC IMM Cirendeu meminta kepada Lembaga Hukum Internasional dan Juga Komunitas Asean untuk menyelesaikan masalah Etnies Rohingya ini secara tuntas dan tanpa meninggalkan peristiwa Genosida lanjutan.

Masa Aksi IMM bertahan Selama tiga jam di Kedubes Myanmar dari Jam 11.00 sampai Jam 14.00 WIB Setelah itu Korlap mengarahkan masa Aksi menuju Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) RI. (Din S)

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa