ProDem ; Darmin & SMI Di Kabinet Kerja, Apa Bukan Mau Kerja ‘Bail Out’ Lagi Nih

 

IMG-20160728-WA0008
Foto : ilustrasi/net

 

Klikaktifis.com – Sekedar refresh tahun 2010 Pansus Century mengeluarkan rekomendasi Sri Mulyani Indrawati (SMI) Darmin Nasution bertanggung jawab atas bail out 6,7 triliun. JK pun bersaksi bahwa itu perampokan, artinya ada yang merampok dan ada yang dirampok.

“Kalau sekarang Darmin dan SMI di kabinet kerja, apa bukan mau kerja bail out lg nih”

Mazab Barkeley yang bertumpu pada pasar bebas yang anti subsidi sudah usang. Fenomena Sanders yang sosialism malah tren di As.Kok d sini malah di pakai lagi”, ujar Ketua Presidium ProDem dalam kererangannya beberapa saat lalu (28/7/2016)

Menurut Andrianto, Jikalau  tekanan fiskal, target penerimaan pajak yang tak tercapai dan realisasi investasi yang rendah telah meningkatkan defisit anggaran diatas 2 persen.

Sementara 12 paket kebijakan yang digelontorkan juga belum berdampak banyak. Praktis Tax Amnesty yang menjadi harapan bagi pemerintah pada saat ini.

Untuk membangun kepercayaan agar dana repatriasi sudi masuk ke dalam negeri selain kestabilan politik dibutuhkan figur yang dipercaya modal dan meyakinkan pasar bukan malah blepotan track record tercela dan bahkan sudah bolak balik di periksa KPK.( SMI sudah 5 x di periksa termasuk 2 kali di Washiton), tegasnya.

Dia menambahkan, SMI sudah  divonis DPR ( exitnya SMI dari kabinet lalu mirip dengan Setnov ), perseteruan SMI dengan sejumlah elit politik pada masa lalu dan  keterlibatannya dalam bailout Bank Century.

SMI adalah representasi mazhab neo liberal, hal mana tercermin pada pidatonya baru-baru ini di depan mahasiswa UI yang mengecam populisme yang melanda sejumlah negara di dunia.

Kata Andrianto, Secara ide mazhab yang dianut SMI berbeda dengan jalan kerakyatan yang dicitakan oleh para pendiri Republik ini dan seharusnya juga dengan Nawacita yang menjadi platform awal kampanye Jokowi.

Jadi siaap siaaplah kita di telan oleh kerakusan raksasa China dan AS. Boro-bro berdikari apalagi Nawa cita. Sekaranglah rezim yang paling paripurna ‘Super Neolibisme’, pungkasnya.****

 

 

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa