Presiden Pemuda Asia Afrika Beni Pramula Pesankan Pentingnya Ukhwah dan Persatuan

IMG-20160627-WA0083Klikaktifis.com – Presiden Pemuda Asia Afrika Beni Pramula menyerukan pentingnya persatuan, persaudaraan atau ukhwah Islamiyah maupun ukhwah Insaniyah untuk membangun umat, bangsa dan peradaban. Hal ini disampaikan Beni saat menjadi pembicara pada acara Tabligh Akbar bersama  ratusan warga Muhammadiyah Sumatera Selatan, diikuti juga masyarakat dan yatim piatu setempat. Senin, (27/06/2016).

Ukhuwah menurut Beni adalah terikatnya hati dan ruhani dengan ikatan aqidah. Aqidah adalah sekukuh-kukuh ikatan dan semulia-mulianya. Ukhuwah adalah saudaranya keimanan, sedangkan perpecahan adalah saudara kembarnya kekufuran. Kekuatan yang pertama adalah kekuatan kesatuan; tidak ada kesatuan tanpa cinta kasih; minima cinta kasih adalah kelapangan dada dan maksimanya adalah itsar (mementingkan orang lain dari diri sendiri)

“Al Akh yang tulus,” lanjut beliau, “Melihat saudara-saudaranya yang lain lebih utama daripada dirinya sendiri, kerana ia, jika tidak bersama mereka, tidak dapat bersama yang lain. Sementara mereka, jika tidak dengan dirinya, dapat bersama dengan orang lain. Dan sesungguhnya serigala hanya makan kambing yang terlepas sendirian. Seorang mukmin dengan mukmin lainnya ibarat sebuah bangunan, yang satu mengukuhkan yang lain.

Ukhuwah dalam gerakan da’wah akan mengukuhkan dan memantapkan tapak serta gerak langkah jama’ah dalam mewujudkan proses perjuangan mewujudkan tujuan-tujuan da’wah. Jumlah anggota yang banyak dalam jama’ah perlu diikat dengan ikatan ukhuwah yang kukuh untuk menyatukan jalan dan meminimakan masalah dalaman yang disebabkan perbedaan pandangan dalam masalah-masalah cabang. Jelas Beni yang juga mantan Ketua Umum DPP IMM ini.

Puasa merupakan madrasah hadlariyah (pendidikan peradaban). Puasa juga sebagai wahana peradaban yang dapat memajukan kehidupan manusia yaitu bahwa puasa mendidik manusia untuk bersikap disiplin dengan waktu, seperti waktu sahur dan berbuka, saat waktunya telah habis untuk sahur maka wajib bagi yang akan berpuasa untuk menahan diri dari makan dan minum walaupun di hadapannya tersedia hidangan yang lezat.

Sebagaimana pula bulan Ramadhan mengajarkan untuk menjaga kesatuan umat Kesatuan umat merupakan kebutuhan yang mendesak. Akan tetapi perlu dipahami, kesatuan yang dimaksud adalah kesatuan yang dikemas dalam bingkai Islam. Jika tidak, peluang musuh-musuh Islam kian besar mencerai-beraikan ummat melalui propaganda-propaganda mereka.

Lanjut Beni, ada beberapa factor yang menjadi unsur pemersatu menuju terwujudnya kesatuan ummat.

Kesatuan aqidah (wihdatul Aqidah)

Kesatuan atas dasar aqidah, inilah factor utama yang tak boleh diabaikan. Hanya atas dasar aqidah Islam yang benar, tanpa kesyirikan, ummat ini terikat atau disatukan dalam buhul tali yang tidak akan putus oleh badai apapun.

Allah telah menyuratkan hal ini dalam Al-Quran : “..Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thagut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah : 256)

Kesatuan ibadah (Wihdatul Ibadah)

Kesatuan ibadah, yang hanya mengabdi kepada Allah, menjadi sangat penting sebagai cerminan dari kesatuan aqidah islamiyah. Kesatuan ibadah juga sangat mendesak segera terwujud, karena ia hanya mencerminkan seberapa besar penyerahan diri kita pada ketentuan-ketentuan Allah.

Factor pengabdian yang benar dan Ikhlas inilah yang akan mengantarkan ummat menuju kejayaan dunia dan keselamatan akhirat. Islam adalah din yang lurus, yang tidak diperintahkan kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam menjalankan agama yang lurus (Al-bayyinah : 5)

Kesatuan perilaku

Banyak disebutkan dalam al-Quran bahwa ummat Islam adalah ummat terbaik (Khairu ummah). Hal ini dikarenakan ketinggian akhlaq ummat Islam, sebagai cerminan kemuliaan aqidah islamiyah. Kualitas keislaman seseorang bias dilihat antara lain dari akhlaq dan kebiasaan sehari-hari.

Dalam hal ini, ummat Islam sebagai ummat terbaik telah dituntun oleh Allah supaya berperilaku sebagaimana Rasulullah saw. Beliaulah manusia pilihan Allah sebagai teladan bagi seluruh ummat Islam seluruhnya dalam kerangka semangat beruswah hanya kepada Rasulullah saw (Al-Ahzab : 21)

Kesamaan akhlaq, akan memperkokoh persatuan ummat. Secara fitrah, setiap manusia cenderung menyatu dengan individu lainnya yang memiliki kesamaan perilaku sehari-hari. Demikian Beni Pramula di tengah ratusan jamaah tabligh akbar

Selain Beni Pramula, acara yang digelar PC IMM Kota Palembang ini dihadiri juga Dr. Anwar Abbas Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, Pimpinan wilayah Muhammadiyah Sumsel dan Warga Muhammadiyah, serta Organisasi ke pemudaan se-Sumatera Selatan.****

 

 

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa