“Politik Kekuasaan Partai Golkar”

IMG-20160730-WA0038
Foto : ilustrasi/net

Klikaktifis.com – Rico sinaga, ketua Amarta yang juga Alumni GMNI mengatakan, Hari ini kita dipertontonkan permainan akrobat politik tingkat tinggi, dalam waktu singkat manuver Golkar yang mendeklarasikan dukungan terhadap Presiden Joko Widodo yang nota bene kader bahkan terpilih pada pemilu 2014 yang lalu hasil kerja keras koalisi yang dimotori oleh partai pemenang pemilu legislatif PDI Perjuangan.

Hal ini bukan suatu kebetulan dengan pengalamannya menjadi partai penguasa dipemerintahan, karakter politik Golkar tidak akan pernah jauh dari kekuasan, mereka tidak terbiasa menjadi oposisi seperti PDIP. Ungkap Rico sinaga

Menariknya buah dari kemenangan PDIP baik di legislatif maupun pilpres kemaren seolah pupus dengan dukungan Golkar untuk menjadikan Presiden Jokowi maju untuk ke 2 kali pada pilpres yang akan datang, manuver Golkar terhadap Jokowi tidak berdiri sendiri, namun satu paket dengan dukungan Golkar secara bulat untuk mendukung Basuki Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta pada pilkada 2017. Tegas rico kepada wartawan di cikini (30/07/2016)

Rico menambahkan, walau punya catatan yang tidak sebaik dalam hubungan berpartai namun inilah politik tidak ada kawan abadi, tidak ada lawan abadi, semua hanya kepentingan, pilpres 2019, tidak terlepas dari perubahan politik ibukota Jakarta.

Setelah kader PDIP yang saat ini duduk sebagai Presiden sudah deklarasi didukung oleh Partai Golkar, bahkan Gubernur DKI Ahok, yang diusung pada Pilkada 2012 oleh PDIP, juga sekarang sudah di deklarasikan oleh Golkar. Ucapnya

Lalu akankah PDIP sebagai partai pemenang Pemilu akan jadi  “pengekor” atau larut dalam gendang permainan partai Golkar, kita liat dalam waktu dekat ini apa yang akan terjadi, pertaruhan pilpres ada di pilkada Jakarta 2017.

Bila PDIP hanya ingin menjadi pengekor atau menjadi penantang akan menjadi gambaran konteslasi pemilu 2019. Selamat berjuang kawan, jagan mengulangi kesalahan yang sama. Merdeka !!!!. Tutup rico. (SP/asep)

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa