Pimpinan Ponpes Khafidul Qura’an ; Pak SBY, Ibu Ani Mohon Bantu Kami Ingatkan MRD

IMG-20160629-WA0055Klikaktifis.com – Hj. Zahindun Al halim ketua dewan pembina Pondok Pesantren Khafidul Qur’an mengatakan, pesantren yang di pimpinnya berdiri di atas tanah seluas 2 hektar dengan 125 guru dan ratusan santri.

Pesantren ini adalah amanah dari orang tuanya untuk tetap di berdiri dan melanjutkan perjuangan mendidik para santri yang mayoritas hafiz (penghafal) Qura’an. Demikian di katakan Mba iin panggilan akrabnya saat beraudiensi dengan perwakilan pengurus Partai Demokrat di kawasan keramat Jakarta, Rabu (29/6)

Dia menjelaskan, uang pesantren di pinjam oleh M. Rifai Darus/MRD (Wasekjend DPP Demokrat) pada bulan Maret 2015 sebesar Rp 900 juta dengan perjanjian di kembalikan dalam waktu 2 bulan.

IMG-20160629-WA0099

Namun kenyataannya sampai hari ini, setelah 1, 5 tahun baru di kembalikan Rp. 550 Juta masih tersisa 350 Juta yang belum di bayarkan.

“Saya sudah berupaya dan bersabar selama 1,2 tahun, saya baru aktif menagih 3 bulan belakangan ini. Saya sudah berupaya secara persuasif dengan meminta tolong pak Syarief Hasan (waketum PD) dan pak Hinca (sekjend) untuk mengingatkan Rifai namun belum ada niat baik Rifai sampai detik ini”, ungkapnya.

Iin menceritakan, MRD 18 kali berjanji untuk mengembalikan, dan terakhir saat saya di undang hadir dalam acara buka bersama OKP. Saya di panggil dalam ruangan dan saya di maki-maki, di tunjuk-tunjuk oleh isterinya dan MRD diam saja.

Ini uang pesantren, uang umat, pesantren yang mandiri di biayai Allah dan bukan oleh negara atau pihak lain, tandasnya.

“Mohon pak SBY dan Ibu Ani, mohon bantu kami ingatkan MRD. Kami percaya beliau berdua adalah tokoh yang dekat dengan ulama pasti mengerti soal ini”, pungkas iin yang di temani sejumlah OKP tingkat nasional ini.***

 

 

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa