Nasir Sudah Lakukan Komunikasi Dengan Ketum PKS BauBau

IMG-20170519-WA0001Klikaktifis.com – Nasir mengaku sudah melakukan komunikasi politik ke beberapa partai politik di di Kota BauBau termasuk ke partai keadilan sejahtera (PKS).

Hal itu terkait dengan meminta restu dan dukungan karena dirinya akan maju sebagai kandidat calon Walikota BauBau pada pilkada 2018 tahun depan.

Saat dikonfirmasi redaksi, Kamis (18/05) via telepon, Ketua Umum DPD PKS BauBau Darmawan Wiridin, S.H MH mengakui bahwa dirinya memang sudah dihubungi Nasir untuk menyampaikan bahwa ia juga akan ikut dalam kontestasi Pilwali Kota BauBau 2018 untuk persiapan menuju Pemilihan Walikota Baubau 2018.

“Nasir mulai membangun komunikasi politik dengan partai politik termasuk kami di PKS adalah sebuah tradisi yang bagus, kami memberi apresiasi dan kami sangat terbuka untuk berkomunikasi untuk menghadapi moment pilkada ini”, sebutnya.

 

IMG-20170519-WA0014

Darmawan mengungkapkan, dirinya mengenal Nasir secara pribadi, namun soal dukungan PKS sendiri masih memiliki mekanisme internal yang harus dilalui.

” Kami akan melihat semua potensi kader kader muda di BauBau untuk ikut konstetasi, ini partai milik ummat pasti kami akan melihat semua perkembangan termasuk aspirasi ummat di BauBau”, ujar Darmawan.

Darmawan memyarankan Nasir untuk intensif membangun komunikasi lintas parpol di BauBau sekaligus terus bersosialisasi ke masyarakat.

“Insya Allah parpol akan mempertimbangkan jika elektabilitas dan aksepabilitasnya bagus, masih ada waktu untuk ikhtiar itu bagi Nasir sebagai tokoh muda”, tegasnya.

Sementara itu M. Ervan Direktur Index Pemilu saat di hubungi di Surabaya mengatakan, saat ini masyarakat sudah sangat kritis melihat semua calon yang muncul di tengah masyarakat termasuk kinerja patahana yang saat ini menjabat.

“Sehingga masih sangat memungkinkan untuk di munculkan calon-calon baru termasuk Nasir sekarang sebagai alternatif bagi masyarakat BauBau sendiri”, tutur Ervan.

Pengalaman membuktikan, Sandiaga Uno saat memulai maju di Jakarta elektabilitasnya masih sangat kecil kisaran nol koma.

“Dengan kondisi seperti hari ini, peluang Nasir masih sangat besar asal mau bekerja keras dengan strategi yang tepat, pilihan isu yang langsung di rasakan masyarakat dengan program-program yang membumi”, cetus alumni Fisip Unair ini.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa