Nasir SH Serukan Lawan Narkoba Selamatkan Anak Cucu & Generasi Muda Di Sultra

IMG-20170830-WA0009Foto : Nasir SH (Kiri) Bersama Rizal Kobar Tokoh Pergerakan Yang Juga Penasehat Tim Kampanye

Klikaktifis.com – Bakal Calon Walikota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara Nasir, SH mangatakan, turut prihatin atas kasus obat PCC yang menimpa adik-adik pelajar dan mahasiswa di kendari.

setahu saya, obat PCC sudah ditarik dari peredaran sejak tahun 2009 lalu. “Jadi tidak digunakan lagi. tetapi masih saja dijual oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab”, sebut Nasir saat di temui redaksi di DPP Partai Gerindra di Jakarta setelah pertemuan tertutup dengan pengurus DPP.

Nasir mengimbau orang tua dan guru agar bisa mengontrol aktivitas anak anak. “Komunikasi dengan anak perlu rutin terjalin untuk dapat mendeteksi sedini mungkin gejala-gejala yang tak biasa. Kita semua bertanggung jawab untuk menyehatkan generasi masa depan”, imbaunya.

Nasir menegaskan, Narkoba adalah sebuah bentuk ancaman nyata bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia, oleh karena itu saya mengajak kita semua untuk menyerukan lawan narkoba, selamatkan anak cucu generasi muda dari bahaya narkoba.

“nNarkoba dapat menghancurkan eksistensi suatu bangsa melalui penghilangan generasi penerusnya, tegas Nasir.

Selaku pemuda yang memiliki kepedulian terhadap keselamatan generasi muda, Nasir mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyatakan perang terhadap narkoba.

“Saya mengajak kepada para pemuda melawan narkoba untuk menyelamatkan adik-adik kita, saya mengajak para orang tua untuk menyelamatkan anak-anak mereka dari pengaruh dan bahaya narkoba”, pungkas Nasir.

Saat di tanya redaksi, apa program kerjanya terkait pemberantasan narkoba ini jika terpilih sebagai wali kota Baubau

Kata Nasir, kita akan cegah penyalahgunaan narkoba ini sedini mungkin. Kita akan undang, ajak dan libatkan semua pihak terkait yang langsung saya pimpin sendiri.

Anak-anak kita sejak dini di level sekolah dasar harus segera di beri pelajaran wawasan serta sosialisasi terkait narkoba ini. Bukan hanya anak didik, orang tua murid juga perlu di libatkan dalam proses pengawasan anak-anak di rumah.

“Kita harus perang total terhadap narkoba ini, saya ingatkan kepada para bandar narkoba agar hati-hati atau kami siapkan kuburan yang sama seperti dilakukan ‘duterte’ (presiden Philiphina)”, cetus Nasir.

Seperti di ketahui, seorang bidan di rumah sakit di Kendari menceritakan anaknya yang masih SMA, di beri narkoba jenis PCC ini awalnya secara gratis beberapa bulan lalu.

Setelah korban kecanduan baru pelaku pemberi menjual obatnya. Setelah sempat di rawat di rumah sakit saat ini korban sudah pulang dan bisa di rawat jalan.

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa