Nasir SH : Bersama Kami, Prospek Pembangunan Baubau Kedepan Akan Lebih Maju

Klikaktifis.com – Kepemimpinan Drs H. AS Tamrin M.H sebagai walikota Baubau Sulawesi Tenggara akan segera berakhir, hal itu ditandai dengan akan dilaksanakannya Pilkada serentak 2018.  Baubau merupakan salah satu kota yang akan melaksanakan pilkada serentak di tahun 2018.

Nasir, S.H, salah satu Calon Walikota BauBau menyampaikan, kepemimpinan pasangan Drs H. AS Tamrin M.H dan Wa Ode Maasra Manarfa, S.Sos M.Si sebagai Walikota dan Wakil Walikota Baubau, telah memberikan kontribusi signifikan dalam membangun kota kita tercinta ini.

IMG-20170719-WA0002

Sejak terbentuknya kota Baubau berdasarkan UU No.13 Tahun 2001, Baubau dihadapkan pada peluang dan tantangan serta prospek pembangunan daerah kedepan sesuai dengan yang amanatkan dalam Undang-undang tentang Pemerintahan Daerah.

“Saya memiliki optimisme dan harapan yang besar bahwa bersama kami, Baubau meliki prospek untuk menjadi kota yang maju kedepan dan lebih baik”, tegas Nasir.

Menurut dia, hal itu tergantung dari Walikotanya juga, bagaimana kemudian mengkonsolidasikan kebijakan, keberpihakan terhadap kepentingan, isu dan permasalahan yang dihadapi masyarakat Baubau dengan membuat sebuah formulasi dan strategi yang tepat untuk mengatasi hal tersebut.

Komitmen untuk bekerja demi kepentingan rakyat, memiliki konsep pembangunan yang realistis, cepat serta keinginan untuk mengabdi terhadap daerah merupakan sesuatu yang perlu mendapat pertimbangan utama masyarakat baubau dalam menentukan pilihan dalam pilwali 2018 mendatang.

Secara garis besar penataan dan pembangunan kota baubau kedepan harus dimulai dengan Pertama sebut Nasir, penataan infrastruktur yang terintegrasi dan terkoneksi dan memperhatikan daya dukung kota.

Kedua, menjadikan BauBau sebagai kota yang berorientasi pada industri pariwisata dengan mengoptimalkan spot-spot destinasi wisata unggulan BauBau.

Ketiga, Membangun infrastruktur kesehatan dengan optimalisasi fungsi puskesmas disetiap kelurahan sebagai pusat pelayanan kesehatan primer.

Keempat, menciptakan birokrasi yang efektif, mudah dan cepat dengan bertumpu pada prinsip efesiensi birokrasi. Kelima, bekerjasama dengan KPK untuk transparansi penggunaan APBD. Keenam, Transparansi proses perizinan, meningkatkan reformasi birokrasi dan Pelayanan Publik, tukas Nasir.

Dengan demikian sambung Nasir, langkah ini harus diformulasi dengan strategi yang tepat, melakukan pemetaan isu, apa yang menjadi kepentingan masyarakat, serta apa yang diinginkan masyarakat baubau.

Dan yang terpenting adalah mengajak masyarakat BauBau untuk ikut berpartisdipasi dan bersama-sama mewujudkan pembangunan di kota baubau, pungkas Nasir.

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa