Manise Bang Japar

IMG-20170730-WA0007Kata kawan : ” Lho ente bukan Betawi?”. Logat ente beda, pake pecipun tak bisa sembunyikan logat “aneh” ente”

Ya..ane bukan Betawi…ane bukan Jawara, apalagi Pengacara

Dulu, ane sempat galau dan sempat bertanya pula : ” Kenapa pula beta masuk Bang Japar, itu orang betawi punya”

Terus terang, ane tak pernah minta Tuhan supaya berlogat Ambon…dan tak pernah minta Tuhan bahwa ane bukan terlahir jadi Betawi. Tuhan pasti punya rencana indah yang lain buat ane

Cerita perhelatan Pilkada kemarin memang benar telah membuat “tembok pemisah” antara yang Haaq dan yang Bathil – paling tidak itu yang ditulis kawan ane dari Sekkomwil Bang Japar Jak Sel lewat tulisan ‘Di Bawah Bendera Bang Japar’

Nah, mulai dari situ ane yakin bahwa persoalan pilkada DKI lalu, bukan melulu urusan Internal Betawi…bukan melulu urusan nomor urut calon. Ini soal Aqidah, Bung….

Ane yakin bahwa Islam tercipta lintas suku, golongan dan bangsa. Islam sebagai agama universal tidak pernah memandang perbedaan suku, ras dan golongan..semua berbaris dalam satu perintah : Allah SWT dan Rasul-Nya

Ane tidak merasa asing dengan “ke-tersukuan” ane yang berbeda dengan kebanyakan anggota Bang Japar yang mayoritas pribumi asli alias Betawi. Ane pun tak canggung berkomunikasi dengan “logat” asli ane

Sebab, dalam hati yang paling dalam…ane yakin dan tetap haqqul yakin, bahwa ane disatukan bukan karena beda logat, bukan karena beda suku tetapi ane di satukan karena Visi dan Misi yg sama…Ahok harus Tumbang…!!!

Kenapa? Bukan karena ia non pribumi atau non muslim…tetapi ia telah menista agama, kitab suci dan ulama yang selama ini ane junjung tinggi dan ikuti

Ane..bukan Betawi

Tetapi Ukhuwwah Islamiyyah ini telah melebur dan mengalahkan segalanya.

Bahu membahu berjuang dgn kawan-kawan Bang Japar lainnya menambah Ghiroh dan semangat perjuangan ane. Kompak, senasib sepenanggungan dan tetap Istiqomah dalam perjuangan mampu menghapus butir butir lelah ane

Alhamdulillah, yang Haaq menang. Tetapi bagi ane, kemenangan sesungguhnya secara pribadi salah satu indikatornya bukanlah hasil suara..tetapi kekompakan, ukhuwwah Islamiyyah dan perasaan senasib sepenanggungan-lah yg membuat kemenangan ini semakin paripurna

Terus terang, selama di Bang Japar ane merasa bagaikan ditengah keluarga sendiri. Walaupun ane sering berbeda pendapat dengab kawan lainnya, yakinlah bahwa perbedaan itu sesungguhnya menambah kedewasaan berfikir kita..menambah wawasan kita sekaligus bisa berkarya untuk kota Jakarta yang maju kotanya bahagia warganya

Penulis :

Musa Marasabessy

Komwil Bang Japar Jak Tim

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa