Mahasiswa Geruduk J-EXPO Tolak Pameran Mesin Rokok

IMG-20170519-WA0003Klikaktifis.com – Perwakilan Aliansi BEM Seluruh Indonesia yang di wakili oleh UNIVERSITAS YARSI, STIE SEBI, dan UI turut membersamai aksi menolak WTPM yang dilaksanakan di J-EXPOJakarta.

Membersamai aksi bersama GEBRAK (Gerakan Bersama Anti Industri Rokok) mengadakan aksi pukul 13.00 WIB, Kamis (18/5). Mahasiswa melakukan long march dari hotel Grand Mercure sampai dengan J-EXPO.

Keresahan hati mahasiswa atas di gelarnya pameran mesin rokok (WTPM) membuat mahasiswa serentak turun malakukan aksi penolakan acara WTPM tersebut.

Banyaknya kerugian yang di timbulkan atas pameran yang diselenggarakan membuat mahasiswa menjadi geram dan turun ke jalan serta dalam rangka upaya sebagai penyambung lidah masyarakat.

Kami sama-sama melihat adanya upaya pembunuhan populasi masyarakat Indonesia dengan cara menyelenggarakan acara WTPM tersebut, teriak salah satu orator aksi.

Menurut orator aksi ini, Kesehatan mental manusianya para pekerja-pekerjanya karena akan kehilangan mata pencahariannya. Sampai dengan generasi penerus yang akan mati akibat terkena imbas dari perokok pasif.

Pukul 16.00 WIB, perwakilan mahasiswa yang masuk ke dalam ruangan tersebut telah keluar dan memberikan info bahwa pameran WTPM akan terus berjalan.

Padahal sudah banyak penolakan dari masyarakat atas di helatnya acara tersebut. 5 kali penolakan dari masyarakat dirasa tidak cukup untuk menghentikan acara WTPM.

Atas dasar tersebut BEM UNIV. YARSI memberikan pernyataan sikap sebagai berikut.

Pertama, Menolak diadakannya WTPM dan/atau segala macam jenis acara yang menampilkan produk mesin/tembakau yang sama sekali tidak menguntungkan rakyat.
Kedua, Mendesak kepada Pemerintah untuk meratifikasi Framework Convention on Tobacco Control.

Ketiga, Memerintahkan untuk pemerintah Indonesia tidak akan lagi mengadakan WTPM di Indonesia karena perkembangan indrustri rokok akan merusak generasi bangsa

Keempat, Menuntut di perhatikannya kaum buruh indrutri rokok di tingkatkanya kesejahterahan karena perkembangan teknologi di bidang rokok mengamcam kesejahterahan kaum buruh

Kelima, Mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama – sama menolak WTPM sebagai cara melindungi kesehatan rakyat Indoensia. Demikian BEM Yarsi.****

 

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa