Lima Ribu Kader Himmah Alwaslyah Siap Ikut ABI 55 di Jakarta

Ketum Amin2 20170503_180908Klikaktifis.com – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa (HIMMAH) Alwaslyah Aminullah Siagian mengatakan, sampai sore ini, Rabu (03/05) kader Himmah yang mengkonfirmasi kehadirannya di Jakarta untuk mengikuti aksi bela Islam 55 Jumat lusa sudah lima ribu orang lebih dari masing wilayah se Indonesia.
“Yang terbanyak adalah kader dari Jakarta, Banten dan Jawa Barat mendekat empat ribu orang”, ungkap Amin panggilan akrabnya.
Menurut Amin, dirinya tak bisa menghalangi aspirasi kader yang ingin datang ke Jakarta karena ini adalah panggilan para kiai dan ulama yang lurus yang sudah terbukti konsistensinya selama 6 bulan memgawal kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahjaya Purnama ini, sebut Amin.
“Saya secara pribadi mengenal beberapa pimpinan aksi dari GNPF ini, saya tau betul bahwa ini adalah murni aksi mengawal kasus penistaan agama tak ada hubungan sama sekali dengan tuduhan ormas radikal, intoleran, anti kebhinekaan, anti Pancasila, anti NKRI seperti yang di tuduhkan Ahok dan para pedukungnya termasuk dari persekutuan Gereja Indonesia (PGI)”, tegas Amin.
Aksi ummat Islam tambah Amin, telah berulang kali di gelar dan selalu berlangsung damai dan tertib.
“Apa ada antum lihat ummat Islam mau makar, menjatuhkan pemerintahan yang syah selama ini? Tidak ada sama sekali. Pemerintah dan pendukung Ahok tak usah khawatir, ummat Islam hanya meminta Ahok di hukum berat dan adil atas kasus penistaan agama ini tak ada yang lebih”, cetus Amin.
Tapi ingat tambah Amin, kami juga siap memenuhi panggilan ulama untuk memggalang revolusi jika hukum dan keadilan di permainkan oleh aparat hukum dan negara, pungkas pria asal Batak karo ini.
Seperti di ketahui GNPF MUI akan menggelar ABI 55 di Jakarta Jumat (05/05). Rutenya mulai dari doa dan solat Jumat bersama di Masjid  Istiqlal setelah itu menuju gedung Mahkamahs Agung.
GNPF MUI menuntut Ahok di hukum berat lebih dari tuntutan Jaksa yang sangat ringan karena konflik kepentingan Jaksa Agung kader partai Nasdem pendukung Ahok.
Meski Pilkada DKI telah usai dan Ahok telah kalah telak, tensi politik kasus Ahok tetap tidak reda.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa