Lima Jawara Palembang Siap Berlaga, Ini Dia Calon Paling ‘Ngetop’

IMG-20170911-WA0004Klikaktifis.com – Dengan akan digelarnya Pilkada Serentak  2018 di Palembang, sejumlah lembaga survei, berhasil mengungkap kekuatan politik para bakal calon yang ingin berlaga, baik secara popularitas maupun elektabilitas.

Lima bakal calon di Pilkada Serentak 2018 di Palembang  yang akan berlaga, diantaranya Mularis Djahri, Harnojoyo, Lury Elza Alex, Fitrianti Agustinda, dan Yudha Pratomo Mahyudin adalah bakal calon paling populer di Palembang.

Berdasarkan data survei yang dilakukan pada tanggal 2-8 September 2017, oleh Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI), kelima bakal calon Pilkada tersebut, saling kejar.

Mularis Djahri, berdasarkan persentasi hasil Lembaga Survei Politik Indonesia, berada diangka 25,4 persen, sementara Harnojo berada diangka, 23,1 persen, Sarimuda 22,3 persen Lury Elza Alex berada pada angka 8,5 persen, Fitrianti Agustinda 4,2 persen, dan Yudha Pratomo Mahyudin berada pada angka 1,6 persen.

Survei tersebut, digelar secara tertutup dengan mengurutkan lima bakal calon yang akan berlaga di Pilkada 2018 di Palembang. Dalam survei tersebut juga, kelima bakal calon tersebut juga diadu secara popularitas.

Berdasarkan perolehan hasil survei tersebut, bama Harnojoyo secara popularitas menyaingi keempat bakal calon. Secara popularitas, nama Harnojoyo berada diangka paling atas, dengan perolehan angka sebesar 91,2 persen. Sementara untuk Sarimuda 80,7 persen, Milaris Djahri 78,8 persen, Lury Elza Alex 49,8 persen dan Fitrianti Agustinda 42,2 persen.

“Proses peningkatan pengenalan responden, masih akan terjadi seiring dengan meningkatnya intensitas kampanye para kandidat.” kata Rachmayanti Kusumaningtyas, Peneliti Lembaga Survei Politik Indonesia.

Dari data yang diperoleh Lembaga Survei Politik Indonesia, peningkatan secara signifikan pada elektabilitas Mularis, mengalami kenaikan dari 18,1 persen, menjadi 25,4 persen dalam empat bulan terakhir. Diketahui, Lembaga Survei Politik Indonesia, melakukan survei tersebut pada 28 April sampai 4 Mei 2017 lalu.

Direktur Lembaga Survei Politik Indonesia mengatakan, kenaikan elektabilitas Mularis, secara signifikan terjadi karena intensitas kampanye di media sosial, dan semakin dekatnya Mularis dengan warga kota.

“Data menunjukan kenaikan terjadi karena intensitas kampanye di sosial media dan keberhadiran Mularis dalam aktivitas bersama warga kota.” tegas Rachmayanti.

Sekedar informasi, survei LSPI ini dilakukan dengan metode multistage random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 820 yang diwawancarai lewat tatap muka, ada pun margin of error yang diterapkan sebanyak, 3,5 persen pada tingkat kepercayaab sebanyak 95 persen.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa