Lagi ! Di depan Istana, Jokowi Di Desak Relawannya Pecat M.Choliq

IMG-20160725-WA0133

Klikaktifis.com – Koordinator Jaringan Rakyat Korban (Jarak Tol Brexit), LA Ode Kamaludin dalam keterangannya mengatakan, pengunaan Jalan Tol pejagan – pemalang keluar pintu brebes timur terkesan di paksakan oleh pihak PT. Waskita Karya sebagai pelaksana Proyek.

Di mana M Choliq sebagai dirut PT Waskita Karya, telah meyakinkan Presiden Jokowi lewat Menteri BUMN bahwa jalan itu sudah bisa di gunakan pada tahun 2016 padahal jalan tol tersebut belum bisa di gunakan.

IMG-20160725-WA0151

“Dari  info yang di berikan tidak sesuai dengan fakta yang akhir yang mendatangkan musibah mudik paling terhoror di tahun 2016”, ungkapnya.

Kamal menambahkan, peristiwa tersebut sangatlah memalukan bangsa Indonesia terutama Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi

IMG-20160725-WA0146

“Dengan melihat fakta di atas kami tidak rela presiden Jokowi menjadi tumbal dalam pasca peresmian tol brebes timur atau Brexit”, tandasnya.

Maka kami sambung, Kamal, bersama ratusan Relawan Jokowi yang tergabung dalam Jaringan Aksi Rakyat Korban TOL Brexit (JARAK Tol Brexit ) dalam aksi demonstrasi Senin sore (25/7/2016) di depan Istana Negara, mendesak hal-hal sebagai berikut.

Pertama, Presiden Jokowi agar segera memberhentikan secara tidak terhormat, M Choliq sebagai Dirut Waskita Karya, karena kesalahan informasi dan kelalaiannya.

Kedua, Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) agar segera melakukan audit investigasi dalam proyek jalan tol Pejagaan – Pemalang karena di duga ada bagi – bagi fee dalam proyek tersebut.

Ketiga tambah Kamal, Waskita Karya untuk segera bertanggung jawab, untuk penyeselaian ganti rugi atas korban yang meninggal di sepanjang pintu tol Brexit. Demikian Kamal.

IMG-20160725-WA0155

Untuk di ketahui, Jaringan Aksi Rakyat Korban TOL Brexit (JARAK), adalah relawan Jokowi dalam Pilpres 2014 lalu.

Mereka menggelar aksi hari ini di depan Istana dengan membawa peti mati melambangkan dirut PT Waskita Karya agar  bertanggung jawab dan segera di copot dari jabatannya.****

 

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa