KNPI : Pembunuhan & Teror Di Ruang Publik Harus Di Usut Tuntas

IMG-20170525-WA0018Klikaktifis.com – Peristiwa ledakan BOM di Halte Busway Kampung Melayu sungguh sebuah tragedi yang tidak bisa di maafkan.

“Aksi keji pembunuhan dan teror diruang publik ini harus diusut tuntas, tidak saja sekedar merusak iklim kehidupan masyarakat tapi juga sudah merusak sendi kehidupan ekonomi politik”, ujar Mustahuddin Ketua DPP KNPI saat di hubungi redaksi, Kamis (25/05).

Menurut , teror bom Mustahuddin ini harus dlihat bukan kecelakaan namun melihat aksi yang jelas dilakukan diruang terbuka maka patut diindikasikan ini adalah teror yang memang disetting untuk mengguncang harmoni kehidupan bangsa yang selama ini berjalan dengan damai.

“Ini merusak iklim pembangunan ekonomi yang dibangun oleh pemerintah, sungguh sangat disayangkan beberapa hari yang lalu Peringkat Investasi Indonesia yang mendapatkan penilaian positif Invesment Grade dari Standard and Poor’s (S&P)”, tegas Mustahuddin.

Kata dia, Kebiadaban ini harus dilawan, semua upaya teror dan gerakan merusak keharmonisan bangsa mesti diusut tuntas, karena itu kami mengharapkan upaya maksimal dari pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kelompok pelaku teror ini.

iklim investasi yang positif harus dijaga, tidak saja menjadi tanggung jawab pemerintah tapi semua komponen masyarakat, perilaku anti ketuhanan dan kemanusiaan ini, harus kita lawan berjamaah, sebut Koordinator Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (MPK PB HMI) ini.

Kami keluarga besar HMI menyampaikan duka belasungkawa dan empati pada korban, dan meminta semua pihak menahan diri untuk tidak berspekulasi menuduh kelompok tertentu.

Sampai akhirnya kepolisian merilis resmi hasil investigasi lapangan, mari kita dukung dan hormati kinerja Kapolri beserta jajarannya mengusut tuntas kasus ini. Demikian Mustahuddin.

Di ketahui akibat ledakan Bom di halte busway Kampung Melayu Jakarta Timur Rabu malam (24/05) ini, 3 0rang polisi dan 2 warga (di duga pengebom) meninggal sedangkan 5 orang lainnya luka berat dan terbakar. Polisi yang gugur sedang bertugas mengamankan pawai obor jelang Ramadhan yang di laksanakan warga.

Sementara itu Presiden Jokowi dari kediamannya di Solo memerintahkan kepada aparat agar mengejar otak pelaku teror ini sampai ke akar-akarnya.****

 

 

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa