KNPI Apresiasi Permintaan Maaf Plt. BKD Muratara

imagesKlikaktifis.com – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Musi Rawas Utara Eko Mahendra melalui Wakil Ketua Muzanni Firdau mengapresiasi atas permintaan maaf plt BKD Musi Rawas Utara dalam hal peryataannya sebagian besar Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dianggap tidak berkualitas.

“Dan ini adalah contoh seorang pimpinan yang berjiwa besar dan sangat layak dicontoh oleh seluruh pemuda khususnya KNPI”, ujarnya.

Kami selaku pemuda juga melihat sebagian Tenaga Kerja Sukarela yang melakukan unjuk rasa di depan kantor Bupati Musi Rawas Utara itu adalah tindakan yang sangat disayangkan.

Mengingat apa yang dinyatakan plt BKD kami menilai sudah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi beliau selaku plt BKD dalam hal mengevaluasi kinerja TKS dan PNS yang ada di Muratara yang tentunya mempunyai aturan dan standar tersendiri guna untuk menuju muratara bangkit tentunya dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas, ungkapnya.

Dengan adanya evaluasi yang dilakukan BKD musi rawas Utara dengan sendirinya melahirkan TKS yang handal dan membangun budaya kompetisi positif dilingkungan pemerinth kabupaten Musi Rawas Utara.

Pun juga kami mendukung baik itu TKS maupun PNS di Musi rawas Utara diutamakan putra/I daerah asli Musi Rawas Utara, namun sesuai yang dinyatakan plt BKD “karena nafas pemerintah itu ada pada TKS dan PNS jadi merupakan paru-paru bagi kami”, yang sudah semestinya memiliki kualitas yang baik, cetusnya.

Kesemua itu tidak terlepas dari yang namanya standar dalam aturan main di lingkungan pemerintah kabupaten musi rawas utara.
Ketika TKS di lingkungan pemerintah kabupaten Musi Rawas Utara mempunyai kualitas yang sesuai dengan ketentuan yang ada, dengan sendirinya kabupaten yang kita cintai ini bangkit dari ketertinggalan, ujar Muzanni.

“Dan saya pikir untuk menuju muratara bangkit harus diiringi juga dengan semangat kebangkitan yakni meningkatkan nilai keilmuan dan teknologi”, tukasnya.

Sebagian TKS yang melakukan unjuk rasa pada hari/tgl, Jum’at 16 september 2016 tidak bisa menerima aturan ataupun kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten musi rawas utara hendaknya introspeksi kenapa kebijakan tersebut sampai dilakukan, atau dengan legowo mengundurkan diri dari TKS di lingkungan pemerintah kabupaten musi rawas utara, serunya.

Sesuai dengan pernyataan Wakil Bupati yang dimuat di salah satu media online pada tanggal 20/03/2016 MURATARA- Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tidak menerima pegawai Tenaga kerja Sukarela (TKS) lagi.

Karena TKS yang ada saja tidak ada kerjaan sama sekali hanya duduk di meja sambil bermain Handpone (HP). Hal tersebut di katakan Wakil Bupati Muratara H.Devi Suhartoni kepada awak media. Jumat (18/3).

Dan ditambah lagi dengan pernyataan Bupati Musi Rawas Utara Drs.H.M.Syarif Hidayat anggaran yang dibutuhkan untuk membayar honor TKS lebih kurang 50 M.

Maka dari itu sudah selayaknya dalam rangka untuk efisiensi anggaran dan efektifitas kerja di lingkungan pemerintah kabupaten Musi Raawas Utara diadakannya evaluasi oleh pihak BKD muratara guna menuju muratara bangkit.

Maka dari itu kami dari KNPI mendukung penuh Bupati Musi Rawas Utara melalui Plt BKD untuk terus melakakuan evaluasi terhadap TKS yang dianggap tidak berkualitas, serta segera melakukan uji kompetensi dan rekruitmen ulang TKS mengingat TKS yang ada sekarang hasil dari rekrutmen Pejabat Sementara (PJS) yang disinyalir dalam melakukan recruitment tidak obejktif dan tidak selektif tegas Muzanni Firdau selaku wakil ketua KNPI Musi Rawas Utara.

Dan kami akan melakukan konsolidasi kepada seluruh OKP yang tergabung dalam KNPI khususnya untuk menanggapi persoalan ini, serta akan dilanjutkan dengan aksi damai mendukung pemerintah kabupaten Musi Rawas Utara.Demikian Muzani Firdaus.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa