Ketum GPII Sumbar Ceramah Ramadhan Di Masjid Ikhwanul Muslimin

IMG-20160629-WA0146Klikaktifis.com – Bulan Ramadhan adalah bulan latihan. Demikianlah kiranya Ketum GPII Sumbar Jimmi Syah Putra Ginting memaknainya. Hal ini tampak dari uraian Ketum yang optimistis, ujar Muhammad Jaminan.

Ceramah Ketum di hadapan para pemuka-pemuka dan Cendikiawan dari Perguruan tinggi Rabu (29/6) di Masjid Ikhwanul Muslimin Air Tawar Barat Padang tersebut menggambarkan optimisme, tambah Sekum GPII Sumbar ini.

Ketum GPII Sumbar Jimmi Syah Putra Ginting, dalam uraiannya, mengungkapkan bahwa Teknologi adalah ilmu pengetahuan yang diciptakan untuk mempermudah urusan manusia. Islam sebagai agama paripurna, mengajarkan umat Islam untuk menguasai IPTEK.

Sebagaimana ditegaskan Allah SWT dalam Al Qur’an Surat Ar-Rahman ayat 33 yang artinya : Hai jamaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah. Kamu tidak menembusnya kecuali dengan kekuatan.

Menurut Ketum ini, para ulama makna kekuatan dalam ayat tersebut adalah Ilmu Pengetahuan (sains) dan Teknologi..

Oleh karena itu, kita dimotivasi menguasai IPTEK disamping ilmu agama, ujar Alumni Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Padang (UNP) ini.

Sedemikian pentingnya, sehingga Allah SWT meninggikan derajat orang berilmu, katanya..

Menurut Ketum GPII Sumbar ini, penyikapan dan pemanfaatan yang tidak tepatlah penyebab dari dampak buruk teknologi bagi ummat Islam.

Dalam paparan ceramahnya, Jimmi Syah Putra Ginting juga menyoroti dampak Televisi dan Internet. Menurutnya dampak negatif dari TV adalah :  (1) Merusak moral dan budaya masyarakat, (2) Menyita banyak waktu yang berharga, (3) Merusak perkembangan otak.

Sedangkan dampak negatif Internet adalah ia menjadi gerbang utama masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya dan ajaran agama Islam, seperti : pornografi, penipuan, hingga bisnis prostitusi online. Jika generasi muda kurang filter, maka banyaklah yang teracuni oleh budaya asing tersebut, katanya.

Ketum ini juga menguraikan keprihatinan karena Indonesia masuk 10 besar mengakses situs porno.. Padahal kita adalah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Selama dimana nilai agama kita letakkan, katanya lagi..

Oleh karena itu, Jimmi Syah Putra Ginting ini merekomendasikan supaya digalakkan pendidikan akhlak anak usia dini, pengawasan dan pendampingan orangtua terhadap anggota keluarganya dari menonton TV.

Dan mengakses internet, menjaga pandangan mata, dan menghidupkan budaya malu kepada Allah saat akan berbuat maksiat. Sebab Allah SWT senantiasa mengawasi hambanya, katanya mengakhiri ceramahnya..

Sebagaimana biasa, setelah Ceramah Ramadhan, dilanjutkan shalat Tarawih berjamaah..

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Arno Hidayat (Ketua Bidang Pengembangan Daerah), M. Jaminan (Sekum), dan Saiful Haq (Pengurus GPII Sumbar). Nanan

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa