Ketum APKLI Lantik Kab. Batang, Bersatu & Siap Mati Untuk Merah Putih

IMG-20170830-WA0015Klikaktifis.com – Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Kabupaten Batang Jawa Tengah berlangsung di halaman kantor Kecamatan Limpung, Batang, Jawa Tengah, Selasa (29/08).

Ketua Umum DPP APKLI dr. Ali Mahsun, M. Biomed secara resmi mengukuhkan dan melantik Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) DPD APKLI Kabupaten Batang yang di nahkodai oleh saudara Much. Ulinuha sebagai Ketua DPD APKLI Batang.

dr. Ali menegaskan, APKLI Hanya Butuh Kader dan Pemimpin Loyal Mati Terhadap Merah Putih dan NKRI. Sdr. Ulin, Ketua DPD APKLI Kab. Batang Jawa Tengah Pimpin APKLI dan PKL Raih BATANGan Berlian untuk mensejahterakan PKL dan Masyarakat diseluruh wilayah Kab. Batang untuk merah putih dan NKRI.

“Namun kalau Sdr. Ulin salah dalam memimpin yang didapatkan hanyalah se-BATANG Rokok Jarum Super Saja”, sebut Ali yang didampingi Sekjen Agus Yusuf dan Wasekjen M Yasin dihadiri Wakil Bupati Batang Suyono.

Menurut Ali, Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) terus bergerak Gerilya Revolusi Kaki Lima Indonesia, meningkatkan perputaran roda ekonomi dalam menghadapi persaingan perdagangan pasar bebas dunia dan MEA. APKLI akan terus berjuang mempersiapkan kader yang loyal mati untuk Merah Putih dan NKRI.

Yakni dalam melawan penguasa dzalim penjajah ekonomi bangsa Indonesia, agar terwujudnya Lima Pilar Revolusi Kaki Lima Indonesia.

Sementara Agus Yusuf Ketua DPW APKLI Jawa Tengah, dalam sambutanya menjelaskan, Bangun dan tingkatkan Loyalitas, dedikasi dan eksistensi.

Rangkul semua pihak untuk menggerakan roda perekonomian rakyat, gencarkan perang gerilya Sesuai dengan Program Lima Pilar Revolusi Kaki Lima Indonesia, Penyaluran Kredit Tanpa Agunan sudah terserap dan tersalurkan kepada PKL di Kabupaten Batang dan seluruh jawa tengah.

Selanjutnya saya perintahkan seluruh jajaran DPD APKLI Batang dan DPD APKLI Kabupaten Kota Se Jawa Tengah untuk segera merealisasikan Perumahan Kaki Lima Indonesia di setiap Kabupaten Kota se Jawa Tengah, minimal 5000 perumahan kaki lima indonesia Setiap Kabupaten Kota Se Jawa Tengah, seru Yusuf.

Perlu di ketahui, APKLI sudah melakukan Peletakan Batu Pertama Perumahan Kaki Lima Indonesia di Desa Bendo, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Senin, 28/08/2017).

Momentum Paling Bersejarah untuk APKLI dan Bangsa Indonesia yang merupakan Rangkaian Kegiatan Pelantikan DPD APKLI Kabupaten Boyolali yang dilaksanakan di Taman wisata air Tlatar Boyolali.

Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia merealisasikan program kerja nasional Lima Pilar Revolusi Kaki Lima Indonesia, salah satunya adalah Perumahan Kaki Lima Indonesia, yang pertama kali hadir di Republik Indonesia Untuk Rakyat Bangsa Indonesia.

APKLI bekerja untuk mempersempit kesenjangan ekonomi di Indonesia. Selain itu juga membantu mensejahterakan bangsa Indonesia. Sebab, APKLI juga menjadi bagian penting bagi kemajuan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat pedagang kaki lima di Batang dan Seluruh Indonesia.

Sementara itu, Ketua DPD APKLI Kabupaten Batang, Mohammad Ulinuha mengatakan dirinya berjanji akan mengemban amanah secara penuh untuk meningkatkan kesejahteraan bagi anggota dan para pedagang kaki lima yang ada di kabupaten Batang secara keseluruhan.

“Saat ini di Batang sudah ada sekitar 10000 orang debitur. Melalui APKLI ini, kurang lebih ada 120 orang diantaranya sudah bisa menikmati hasil pinjaman modal berupa KUR RP 25 juta tersebut secara langsung. Kebanyakan digunakan untuk modal usaha,” katanya.

Wakil Bupati Batang, Suyono yang hadir dalam kesempatan itu mengapreasi atas kinerja APKLI yang telah ikut mendongkrak ekonomi dan semangat pedagang kaki lima khususnya. Dirinya berharap, melalui revolusi pedagang kaki lima harus bisa mengikuti aturan yang diperbolehkan.

“Mereka adalah pejuang bagi keluarga. Pagi, siang dan malam tak mengenal cuaca terus berusaha untuk memenuhi dan mencukupi kebutuhan keluarga. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi di Batang meningkat. Kami akan terus memberikan support bagi para PKL,” katanya.

Dalam acara tersebut, sejumlah pedagang kaki lima juga mendapatkan kredit usaha tanpa agunan melalui KUR senilai Rp 25 Juta serta diserahkan Beasiswa Anak PKL Insonesia kepada siswa-siswi berprestasi yang berasal dari keluarga PKL yang diberikan langsung oleh Ketum DPP APKLI, Wakil Bupati Batang, Kapolres Batang, Komandan Kodim Batang dan Muspika Kecamatan Limpung.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP APKLI, Danramil Limpung, Kapolsek Limpung Kabupaten Batang Serukan Slogan Perjuangan; “TNI, POLRI dan PKL Bersatu Loyal Mati Untuk Merah Putih dan NKRI.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa