Kemacetan Tol Brebes & Amburadulnya Managemen Rezim

IMG-20160702-WA0030Oleh: Muslim Arbi

Selamat Merayakan Idul Fitri bagi kaum Muslim di mana pun berada, semoga Puasa Ramadhan dapat mensucikan semuanya.

Bagi yang berlebaran dan mudik di Kampung Halaman, semoga dapat bersilaturahmi dan berbagia bersama dengan Orang2 yang di cintainya. Meski perjalanan menuju Kampung nya yang melintasi Pantai Utara Jawa, terjebak kemacetan Puluhan Jam, sehingga ada yang meninggal dalam perjalanan, kita mendoakan semoga yang wafat di Jalan Mudik itu menjadi Khusnul Khatimah dan kami ikut berduka, semoga di beri ketabahan dan kesabaran.

Harus di akui bahwa Kemacetan di Tol Exit Brebes atau populer dengan Brexit seperti slogan saat Inggris minta Referendum ke Luar dari Uni Eropa, menjadi berita yang menghiasi media sosial beberapa hari jelang Lebaran dan Mudik Nasional. Tapi rupanya persoalan Mudik ini tidak di antisipasi oleh Managemen Regim ini dengan baik.

Malah Jokowi sibuk Up Load Video Panco dengan putera nya Kaesang, dan apa makna di balik pesan Video Panco itu pun Publik terheran heran. Apa maksud nya Video itu di edarkan? Apakah Istana sdh kehabisan kemasan Isu untuk di publikasi?

Kemacetan di Tol Brebes yang menyiksa dan membuat puluhan Pemudik Wafat itu pun seperti di anggap angin lalu. Istana pun tidak bergeming bahkan Menhub Jonan membantah berita tersebut, meski yang mengkonfirmasi jumlah Pemudik yang meninggal akibat terjebak kemacatan itu datang dari Kepala Dina’s Kesehatan Kabupaten Brebes, Sri Gunadi Parwoko yang di konfirmasi detikom (5/7/2016). Daftar Korban yang meninggal karena Kelelahan itu daftarnya ada.

Lihat DetikNews-12 Orang Meninggal Dunia Akibat Terjebak Macet Horor di Brebes. Mentri Jonan silahkan baca, biar asal tidak sekedar membantah saja. Mestinya Mentri Jonan dapat menghubungi Menkes dan Bupati Brebes untuk mengecek Peristiwa tersebut. Publik patut menyesalkan sikap Mentri Jononan itu. Alih2 semesti meminta maaf bukan sekedar membantah.

Apalagi Jokowi sebagai penanggung Jawab Pemerintahan pun berdiam diri. Seolah Pemudik yang meninggal karena Kelelahan itu hal yang biasa saja.

Mudik Nasional ini sdh menjadi Tradisi Bangsa ini, sehingga segala sesuatu yang berkaitan dengan Kondisi Jalanan, terutama Pantura sdh dapat di antisipasi.

Rezim ini seolah cuek dengan Keselmatan Nyawa Pemudik, karena seolah menganggap dengan adanya Tol sdh dianggap beres dan tidak perlu di antisipasi seperti Kemacetan Parah dan Horor yang merenggut Nyawa Para Pemudik.

Sesunggihnya, jika Rezim ini bekerja lebih optimal, maka Kemacetan Parah di Tol Brebes itu tidak perlu terjadi dan perlu di antisipasi. Kita patut sesalkan dan bersimpati Para Pemudik dan Prihatin atas Meninggal nya Para Pemudik.

Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir Bathin

Batang, 6 Juli 2016

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa