Intervensi Kejagung, Ketua Komisi III Akan Di Laporkan Ke MKD

unnamed
Foto : sayangi.com

Klikaktifis.com – PT Cempaka Surya Kencana (CSK) mengungkap sosok yang menghalangi eksekusi terhadap terdakwa Rachmad Junaedi. Padahal, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tahun 2015 lalu telah memutuskan mereka sah dan meyakinkan bersalah.

Kuasa Hukum PT CSK, Agung Wiranta mengatakan bahwa saat itu, Rachmad telah diputus bersalah dan dihukum penjara masing selama 5 bulan.

“Dia melakukan tindak pidana memasukan keterangan palsu dalam suatu akta otentik,” jelasnya dalam konferensi pers di Gedung Cyber, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (18/5).

Juru bicara keluarga Aziz Mochdar (pemilik PT CSK), Mahdi Hidayatullah,  menilai belum dieksekusinya Rachmad Junaedi karena adanya campur tangan atau intervensi dari Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo yang meminta Kejaksaan Agung untuk tidak melaksanakan eksekusi.

Padahal pihaknya telah meminta Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk mengeksekusi. PN Jaksel pun menurutnya telah menerbitkan surat panggilan terhadap terpidana Rachmad Junaidi untuk menghadap pada tanggal 2 Maret 2017 demi melaksanakan putusan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Akan tetapi yang bersangkutan tidak datang,” sesalnya. Menurut informasi Aziz Mochdar, lanjut Mahdi, Rachmad Junaedi yang memiliki kedekatan dengan Anindya Bakrie menghadap ketua Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo untuk meminta pertolongan.

“Dan selanjutnya saudara Bambang Soesatyo menelpon Jaksa Agung RI dengan permintaan bahwa saudara Rachmad Junaedi atau terpidana jangan ditahan. Oleh karena ada intervensi dan campur tangan pejabat-pejabat tersebut, eksekusi putusan pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap tersebut sampai hari ini belum bisa dilaksanakan,” urainya.

Mahdi mengaku PT CSK mengantongi dokumen lengkap (dokumen SHGB) kepemilikan tanah yang berlokasi  di  Kampung Kuningan, Jl Abdul Rochim RT 003/ RW 02 Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan itu.

Tetapi dalam perjalanannya, saat digugat perdata oleh  Rakhmad Junaidi yang mengklaim sebagai pemilik sah tanah, PT CSK kalah. Hal aneh menurut Mahdi, pengadilan memenangkan Rakhmad Junaidi hanya karena dia mengantongi eks  Eigendom Verponding No 7646.

Pihak PT CSK pun berencana akan melaporkan Bambang Soesatyo ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) karena dugaan pelanggaran kode etik.

Source : rmol

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa