IMM Desak Penyerang Fahri Hamzah Di Manado Segera di Tangkap

IMG-20170513-WA0018Klikaktifis.com – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Bidang Kader IMMawan Amirullah menyesalkan kejadian pengusiran Ketua DPR RI Fahri Hamzah secara radikal yang terjadi di Manado, Sabtu (13/5/2017) siang kemarin.

Menurut Amir, semestinya kelompok masyarakat yang menyerang Fahri Hamzah (FH) kemarin mengedepankan cara-cara diologis jika memang wakil ketua DPR RI itu dianggap kurang toleran dan selalu mengkritik Pemerintah

“Pengusiran bahkan penyerangan FH secara radikal dengan membawa senjata tajam kemarin sangat disayangkan, semestinya masyarakat bisa menempuh langkah-langkah dialogis”, sebut Amir saat di hubungi redaksi di Jakarta (14/05).

Dia menegaskan, penyerangan membabi buta oleh kelompok masyarakat sampai masuk di Bandara dan menimbulkan kerusakan beberapa kaca dan pintu bandara merupakan tindakan anarkisme dan melawan hukum yang harus diusut untuk menjamin kenyamanan masyarakat.

Aparat penegak hukum dalam hal ini Polisi tidak boleh menutup mata terhadap apa yang terjadi di Manado kemarin, penyerangan terhadap obyek fital seperti Bandara merupakan tindakan melawan hukum apalagi massa membawa senjata tajam.

“Polisi harus segera menangkap oknum-oknum pelakunya”, seru Amir.

Kata dia, Jika polisi membiarkan perilaku anarkisme bahkan tindakan brutal itu, menurut Amir, hal ini akan menjadi sesuatu yang buruk bagi persatuan, dan saling pengertian antara anak bangsa

Kita tidak ingin kejadian di Manado itu terulang lagi di daerah-daerah lain, menurut saya ini sangat membahayakan persatuan dan NKRI kita.

Makanya, penegakan hukum adalah solusinya, gak boleh di Negara ini berlaku hukum rimba. Indonesia sebagai Negara hukum, polisi harus segera tangkap oknum-oknum pelakunya.

Amir menghimbau, seluruh komponen rakyat Indonesia untuk bisa menahan diri, membangun dialog dan tidak terprovokasi atas ketegangan yang muncul akhir-akhir ini.

Kita adalah satu, bangsa yang satu dan telah berkomitmen menjaga persatuan dalam bingkai NKRI.

Kita tidak boleh terprovokasi oleh kepentingan-kepentingan jangka pendek, perjalanan bangsa kita masih panjang, mari kita sama-sama menahan diri dan membangun dialog yang sejuk dan saling pengertian”, ujar pria asal NTB ini.

Di ketahui, massa berhasil menembus penjagaan aparat kepolisian yang berjaga-jaga di gerbang bandara.

Massa merangsek masuk ke area dalam terminal VIP, hingga tumpah ke landasan pesawat, untuk mencari Fahri Hamzah. Sejumlah kaca pintu pecah dan bagian bandara rusak.

Namun, Fahri bisa keluar meninggalkan area bandara lebih dahulu dengan pengawalan ketat sejumlah aparat kepolisian.****

 

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa