Ikhtiar Perkuat Da’wah Ilallah, Dewan Da’wah Sumbar Gelar Muswil

IMG-20160723-WA0055

Klikaktifis.com – Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Provinsi Sumatera Barat menggelar Musyawarah Wilayah pada hari Sabtu dan Minggu, 23 – 24 Juli 2016.

Di Komplek Asrama Haji Padang, sebagai ikhtiar konsolidasi organisasi, evaluasi program tahun 2012-2016, dan menyusun program da’wah Periode 2016 – 2020.  Yang tidak kalah penting, Muswil menjadi momentum regenerasi kepengurusan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Provinsi Sumatera Barat.

Ketua Panitia Muswil, Mazwar Mas’ud, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Muswil dihadiri oleh Pimpinan Pusat Dewan Da’wah, Pimpinan Wilayah Dewan Da’wah Sumbar, dan  Pimpinan Daerah Dewan Da’wah Kabupaten/Kota Se-Sumatera Barat.

“Acara Muswil akan berlangsung selama 2 (dua) hari, tanggal 23-24 Juli 2016 di Asrama Haji ini”, kata Mazwar.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Da’wah Sumbar, Dr. Ahmad Kosasih, M.A mengungkapkan bahwa pembangunan ummat adalah bagian tidak terpisahkan dari pembangunan bangsa secara keseluruhan.

Oleh karena itu, sebagai organisasi tempat berhimpun pejuang da’wah, Dewan Da’wah perlu ditunjang dengan kepengurusan yang solid, baik Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, dan dikokohkan dengan upaya pembentukan struktur hingga ke kecamatan dan kelurahan.

Oleh karena itu, melalui Muswil ini, semoga kita berhasil memilih Pengurus Dewan Da’wah Sumbar yang memenuhi kriteria 3U, yaitu : berilmu, mampu, dan mau berkhidmat untuk ummat melalui Dewan Da’wah Sumbar”, ujar Ahmad Kosasih.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Da’wah, Mohammad Siddiq, menegaskan bahwa dakwah adalah kewajiban bagi semua muslim, dalam rangka memperbaiki keadaan ke arah yang lebih baik, dan mempertahankan aqidah ummat. Sebagai organisasi, Dewan Da’wah organisasi lillahi ta’ala.  Insya Allah Barokahnya besar”, ujar Mohammad Siddiq.

Siddiq juga menguraikan pentingnya penguatan strategi da’wah tidak hanya bersifat tabligh namun juga terus membina ummat, disamping penguatan aqidah juga penguatan ekonomi ummat, ujarnya.

Sebagai rangkaian acara Muswil, diselenggarakan juga Dialog Publik bersama :  Mohammad Siddiq (Ketum Dewan Da’wah) dan Amlir Syaifa Yasin (Waketum Dewan Da’wah).

Dalam dialog tersebut, Mohammad Siddiq menyoroti berbagai persoalan ummat di Sumatera Barat, mulai dari angka kemiskinan yang masih tinggi,  ancaman pemurtadan, HIV/AIDS yang juga menjangkiti masyarakat, Syi’ah, maupun LGBT.  Kita harus mengambil peran da’wah dalam semua lini tersebut, tegasnya.

Muswil yang direncanakan berlangsung hingga hari minggu (24 Juli 2016) tersebut juga dihadiri oleh utusan lembaga mitra Dewan Da’wah, seperti Yarsi Sumbar, Yayasan budi Mulia, Universitas Mohammad Natsir, Perguruan Ar Risalah, dan lembaga pendidikan dan dakwah lainnya.

Satu tekat da’wah yang diapungkan dalam Muswil ini adalah Mewujudkan tatatan kehidupan masyarakat Sumatera barat yang Islami. Ini sesuai dengan tema yang diusung.

Badrul Mustafa Kemal, Ketua Steering Committe (SC) Muswil Dewan Da’wah Sumbar, saat dikonfirmasi siapa saja nama calon-calon Ketua Pimpinan Wilayah, mengungkapkan bahwa sebagai organisasi da’wah ilallah, Dewan Da’wah tidak membudayakan memunculkan calon untuk dikontestasikan dalam acara Musyawarah, baik di Pusat, Wilayah, maupun Daerah.

Siapapun nanti yang menjadi Ketua, menjadi tanggungjawab untuk mendapatkan support dari kita semua”, ujar Badrul Mustafa. Artinya, selagi masih bisa keputusan diambil melalui musyawarah/mufakat kenapa tidak? Karena musyawarah yang dalam konteks keislaman {Al-Qur’an} adalah syura itu, intinya ialah mencari yang terbaik melalui permusyawarahan. (Jimmi)

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa