Hima Persis : Segera Bekukan Keanggotaan Myanmar Di ASEAN & Usir Dubes Myanmar

Klikaktifis com – Telah terjadi berulang-ulang aksi kekerasan dan pembantaian golongan minoritas Muslim dan etnis Rohingya di wilayah Provinsi Rakhine, Myanmar.

“Aksi kekerasan dan pembantaian tergolong tragedi kemanusiaan sadis dan keji, jauh melampaui kebiadaban yang pernah terjadi di dunia”, ujar Zein Abdurahim Ketua Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) DKI Jakarta pada redaksi, Selasa (05/09).

IMG-20170905-WA0035

Menurut Zein, aksi kekerasan dan pembantaian ini telah menelan korban jiwa penyiksaan dan pembantaian ribuan anak-anak dan balita utamanya. juga Genoside etnis minoritas.

Tidak kurang dari 3.000 orang melarikan diri ke perbatasan Bangladesh. Belakangan ini jumlah korban mencapai kurang lebih 800-an orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Negara Myanmar juga telah melakukan politik pembiaran terjadinya aksi kekerasan dan pembantaian ini.

Selain itu secara terang terangan Negara Myanmar telah melanggar Universal Declaration Of Human Right, 10 Desember 1948 dan dapat dituntut di depan Mahkamah Internasional.

Berdasarkan fakta aksi-sadis negara Myanmar terhadap etnis Rohingya diatas, maka HIMA PERSIS Jakarta mendesak

Pertama kata Zein, mengutuk keras tindakan biadab negara Myanmar yang telah melakukan pembantaian etnis Rohingnya, juga menuntut tindakan biadab tersebut segera diakhiri untuk selama-lamanya.

Kedua, mendesak Presiden Jokowi agar mengusir Dubes Myanmar dari Indonesia sebagai bentuk aksi konkret atas aksi kekerasan dan pembantaian minoritas umat Islam di Myanmar.

Ketiga, mendesak Presiden Jokowi untuk mengajak kerjasama dengan pimpinan tertinggi para anggota ASEAN untuk memberikan sanksi pembekuan atau pemberhentian negara Myanmar sebagai Anggota ASEAN. Demi penegakan prinsip-prinsip HAM atau kemanusiaan universal.

Kermpat, mendesak dan menuntut Presiden Jokowi untuk memprakarsai agar pimpinan negara Myanmar dituntut di Mahkamah Internasional. Diduga pimpinan negara Myanmar telah melakukan pelanggaran HAM susuai Universal Declaration of Human Right.

Kelima, menolak kedatangan Delegasi Atlit Myanmar sebagai peserta Asian Games 2018 mendatang di Indonesia. Demikian Zein.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa