Fuad Bawadzier : Paus Fransiskus Saja Bilang ‘Rohingya’ Konflik Agama

IMG-20170906-WA0003Foto/ilustrasi : Aksi Berbagai Kelompok Masyarakat Di Depan Kedubes Myanmar
Klikaktifis.com –  “Banyak orang naif atau bodoh yang asal komentar tentang krisis Rohingya dengan mengatakan ‘apa yang terjadi (pembunuhan, pengusiran, pembakaran, penyiksaan, dan lain sebagainya) di Myanmar itu tidak ada hubungannya dengan perbedaan agama dan etnis,”ujar DR.Fuad Bawadzier tokoh Korps alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dalam pernyataannya di Jakarta beberapa waktu lalu yang diterima redaksi, Sabtu (9/8).
 Pertanyaan saya sederhana saja lanjut mantan menkeu era Soeharto ini yaitu, apakah apabila orang-orang Rohingya itu beragama Budha dan berkulit serta wajah asma dengan orang-orang Myanmar yang menyiksa Rohingya, tragedi itu akan terjadi? Tentu tidak. Jadi logikanya tragedi kebiadaban itu karena perbedaan agama dan etnis
 “Paus Fransiskus dari Vatikan saja dengan tegas mengatakan tragedi Rohingya karena unsur perbedaan agama”, beber Fuad.
 Dia menegaskan permusuhan atau sentimen karena faktor SARA inilah yang memang harus diperangi baik di Indonesia maupun di luar negeri. Bahkan lebih jauh lagi ini adalah soal pelanggaran HAM berat, sebut Fuad.
Jadi tambah Fuad,  jangan biasakan menutupi kebenaran karena justru akan menyulitkan solusinya. “Alhamdullilah-nya, Menlu Retno bergerak cepat dan pro aktif untuk membantu Rohingya. Semoga saja negara-negara Asean lainnya dan dunia pada umumnya tidak berdiam diri atas tragedi kemanusiaan (kebiadaban) di Myanmar,” tegas Fuad.
Solusi atas sebuah persoalan akan sulit diperoleh kalau kebenaran akan fakta perkara tersebut ditutupi. Karena itu, kalau ingin mendapatkan solusi, jangan tutupi fakta yang sesungguhnya terjadi, pungkas Fuad menyikapi banyaknya opini yang di bangun sebagai kalangan yang mengatakan konflik di Rakhine bukan konflik agama.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa