Era Digital, Pengusaha Muda Harus Tumbuhkan ‘Entrepreneurial Marketer’

 

Klikaktifis.com – Era Digital berhasil memasuki babak yang gemilang. Hampir 5 tahun ini, Indonesia sebagai negara dengan tingkat pengunaan Internet tertinggi di Asia. Bahkan di dunia kita menjadi negara ke tiga setelah Amerika Serikat dan China.

IMG-20171109-WA0020

Bisa dispatikan, semua platform dalam entitas induvidual masyarakat dunia adalah Information Technology sebagai kebutuhan masyarakat era milenial (baca: Kid zaman Now). Demikian di sampaikan La Mema Parandy, ST.,MM Anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dalam perbincangan dengan redaksi di Surabaya, Sabtu (11/11).

Kata dia, dalam Seminar Nasional Kewirausahaan 2017, Di FIK UNESA pada Selasa, 7 November 2017 dengan Tema ‘Mewujudkan Jiwa Inovatif dan Kreatif dalam semangat Entrepreneurship’ hal ini telah di sampaikan pada peserta yang hadir.

Dalam seminar itu hadir sebagai pembicara adalah Prof. Dr. (H.C) Dahlan Iskan Menteri BUMN RI 2011-2014. dr.Ali Mahsun, M.BIOMED. Ketua Umum DPP APKLI (Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia).

La Mema Parandy, ST.,MM. Ketua Bid. Ekonomi DPD KNPI Surabaya dan Anggota HIPMI, Alim Rahmat Rido, S.Kom Ketua I (OKK) HIPMI BPC Surabaya, Moderator Paramandana Catra Widya Ketua I (OKK) HIPMI BPC Bangkalan.

Menurut Amir, Indonesia dengan rasio jumlah penduduk terus meningkat, jumlah pengusaha masih berbanding terbalik. Angka 1,6% Pengusaha di tahun 2017 itupun masih stagnan.

Pengusahanya terus bertambah dan harus di inventarisir. Kita harus bergiat terus. Semua kalangan harus bersama-sama mewujudkan 5% hingah 10% pengusaha, supaya tidak jomplang dan rasionya sesuai jumlah penduduk Indonesia kurang lebih 257 Juta Jiwa.

Para pengusaha muda Indonesia harus mengabungkan jiwa entrepreneur dan marketer. Inilah tantangan bagi mereka.

“Saya sebut mereka adalah Entrepreneurial marketer (luthans,Fred.,Youssef,C.M., dan Bruce J Avolio. (2017). Psychological Capital. Oxford University Press. Mereka lebih jeli dalam memanfaatkan platform IT, mampu melihat peluang, mengambil resiko dan menjadi kolaborator”, sebut Amir.

Dia menambahkan, Pemeritah harus menfasilitasi, mengupayakan pemberdayaan komunitas dan mendukung secara totalitas. Generasi milenial harus di wadahi dan diberikan ruang ekspresi tanpa batas.

Jiwa ‘risk taker’ itu kita kendalikan melalui Organisasi seperti KNPI, HIPMI Atau bahkan KADIN. Pengusaha Muda by desain itu kita padukan dengan Pengusaha Muda By Nasab dan By Nasib. Pasti dahsyat.

“Mari kita sama-sama berkerja keras tingkatkan Jumlah pengusaha di Indonesia”, tutupnya.

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa