dr. Ali Ajak Warga Batak Percepat Gerilya ,Wujudkan Revolusi Kaki Lima Indonesia

IMG-20170826-WA0015Klikaktifis.com – “Saya ini asli Mojokerto Jawa Timur. Begitu diundang JBMI langsung terhentak dan ingat Gajah Mada, ada yang bilang berasal dari Batak. Demi merah putih dan NKRI saya putuskan pasti hadir”, ujar Ketua Umum DPP APKLI dr. Ali Mahsun, M. Biomed dalam Dialog Kebangsaan JBMI (Jam’iyah Batak Muslim Indonesia) di Jakarta, Sabtu (26/08.

elenggarakan atas Perintah Presiden Jokowi sebagaimana disampaikan Ketua Umum DPP JBMI H. Albiner Sitompul yang dihadiri Staf Ahli Kemenkop dan UKM Hasan Djauhari dan Brigjen Pol Endang dari Bareskrim Polri di Hotel Sofyan Menteng Jakarta Sabtu 26/8/2017

Menurut dr. Ali, Radikalisme dan terorisme adalah crime and global setting untuk porak-porandakan Indonesia. Laksana sungai soal agama dan etnis di Indonesia sudah selesai ada Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila.

Sebagai muslim saya tidak rela hal tersebut dikaitkan dengan Islam yang rahmatan lil’alamiin.

Oleh karena itu, segala bentuk proxywar agama dan etnis harus dihentikan secepat-cepatnya. Kalau tidak atau gagal bisa bubarkan Indonesia sebelum 2020.

Ancaman serius dan nyata saat ini ada diantara Meikarta dan Anti Meikarta yang warnai Jawa Barat jelang Pilkada 2018. Pada Bedah Buku Revolusi Kaki Lima Indonesia di Kampus Univ Negeri Surabaya 30 Mei 2017, saya perintahkan dari DPP APKLI hingga paguyuban PKL seluruh Indonesia wajib hentikan segala bentuk proxywar agama dan etnis, sebut Ali.

Ali menegaskan, Ketidakadilan (unfairness) dan kesenjangan ekonomi makin menganga. Harus segera dihentikan karena republik ini milik rakyat dan bangsa kita. PKL dan Ekonomi rakyat masih tertindas dinegeri sendiri.

Ekonomi Indonesia sudah tidak berdaulat lagi. APKLI fokuskan diri secepat-cepatnya wujudkan Lima Pilar Revolusi Kaki Lima Indonesia sebagai satu-satunya instrumen yang mampu tegakkan kembali ekonomi rakyat dan rebut kedaulatan ekonomi bangsa dari cengkraman asing untuk menyelamatkan Merah Putih dan NKRI.

Yaitu, Revolusi Lahan Usaha dan Perumahan Kaki Lima Indonesia, Revolusi Keuangan, Finance Engenering dan Bank Kaki Lima Indonssia, Revolusi Distribusi dan Pergudangan Kaki Lima Indonesua, Revolusi Teknonogi Informasi dan Komunukasi Kaki Lima Indonesia, dan Revolusi Pendampingan Perang Gerilya Kaki Lima Indonesia.

Antara Jawa dan Batak ada Kecocokan Khusus. Bahkan Sumatra Utara kalau Batak (43%) dan Jawa (33%) Bersatu, maka dari Gubernur, Bupati, Walikota, juga DPRD selesai. Demikian pula republik kita (Jawa 180 Juta, Batak 14 juta).

Dengan penuh rasa hormat, APKLI mengajak warga batak muslin mau pun non muslim diseluruh Indonesia dan diluar negeri untuk bersama dan bersatu dengan elemen kekuatan bangsa lainnya untuk percepat wujudkan Lima Pilar Revolusi Kaki Lima Indonesia demi merah putih dan NKRI.

“Ini anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Swt. yang kami yakini jadi juru selamat Indonesia sebagai bangsa negara merdeka dan berdaulat”, pungkas pria berkumis eksentrik ini.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa