Direktur CAF : HTI Tidak Layak Dibubarkan

Sebagai warga negara saya tidak menginginkan pemerintah memiliki sikap berlebihan dalam bertindak. Apalagi jika kemudian dianggap sampai menghilangkan nalar dalam berfikir serta bersikap.

Namun dengan adanya wacana pembubaran salah satu ormas Islam yang terbilang besar, yaitu HTI saya berfikir sebaliknya. Saya berpandangan jika pemerintah dalam mengeluarkan wacana tersebut sebenarnya kurang substantif, ambigu dan berpotensi pengalihan isu.

IMG-20170509-WA0021

Demikian, saya berani berpendapat demikian karena kebijakan pemerintah jika benar mewacanakan pembubaran HTI adalah sikap berlebihan dan potensi mundurnya nilai-nilai keadilan. Sebab keberadaan HTI jika dikaji secara mendalam, memiliki substansi perbaikan bagi kehidupan rakyat.

Jika dirasa ada pihak yang menganggap HTI bermasalah, termasuk pemerintah, Maka jalan pertama yang harus ditempuh adalah dengan berdialog sebelum mengambil langkah-langkah berikutnya.

Saya melihat HTI sangat sedikit dan bahkan hampir tidak pernah diberikan ruang dialog secara objektif. Karena justeru lebih banyak propaganda bersifat negatif kepada HTI yang sering dilakukan banyak pihak, media dan lainnya.

Seandainya pun ada ruang HTI untuk berbicara, saya melihat isu-isu yang diangkat justeru menyudutkan HTI , ditambah dengan minimnya waktu.

Bukankah ini adalah bentuk ketidakadilan terhadap HTI, serta bentuk nyata hilangnya nalar serta sikap intelektualitas pihak-pihak terkait.

Sehingga membuat saya  bertanya, dimana sesungguhnya letak nilai demokratis dan jargon kebebasan berbicara dan berpendapat?

Lebih lanjut, jika dicermati dengan mendalam. Saya melihat apa yang hendak dicapai negeri ini berupa tujuan-tujuan negara tidaklah bertentangan dengan substansi yang hendak HTI capai.

Sebab, jika dilihat apa yang selama ini dijalankan oleh HTI, sejalan dengan pemikiran agar negeri ini memiliki kesejahteraan, keadilan dan lain sebagainya. Sehingga HTI sesungguhnya turut dalam mencerdaskan negeri ini.

Selain itu, saya tidak melihat ada pertentangan nyata antara HTI denan nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila dari dasar negera ini. Justeru HTI hendak mewujudkan secara nyata nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bernegara bagi setiap masyarakat.

Komnas HAM, melalui Imadudin Rahmat dengan tegas mengatakan bahwa HTI tidak bertentangan dengan Pancasila. Landasan yuridisnya adalah UU Nomor 17 Tahun 2013 Pasal 59. Menurut beliau, dalam penjelasan pasal tersebut tegas bahwa HTI tidak bertentangan dengan pancasila.

Peran HTI sangatlah besar dalam mencerdaskan dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Sebab HTI adalah organisasi yang hendak memperbaiki tatanan ekonomi, politik, hukum, kehidupan sosial-kemasyarakatan dan seluruh bidang di negeri ini yang secara nyata memang mempunyai banyak masalah.

HTI pulalah yang saya lihat begitu vokal ketika ada ancaman sparatisme, disintegrasi, liberalisme, sekularisme, kapitalisme, kamunisme dan ancaman lainnya. Oleh karenanya, sesungguhnya HTI tidak layak untuk dibubarkan jika kebaikan ingin di dapat negeri ini.

Jogja, 08 Mei 2017

(Tulisan adalah pendapat pribadi, tidak mewakili redaksi)

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa