Bursah Zarnubi : Saya Mau Bangun Industri Kopi, Perbaiki Manajemen Sawah & Karet Di Lahat

downloadKlikaktifis.com – Ketua Umum DPP Partai Bintang Reformasi (PBR) Bursah Zarnubi memutuskan akan maju ke Pilkada Lahat 2018.

“Ini panggilan hati nurani dan tanggungjawab sosial politik akan masa depan Kabupaten Lahat,” kata Bursah, Sabtu (26/8).

Menurut Bursah, dia tidak ragu untuk maju ke pilkada di kampung halamannya itu meskipun ia berdomisili di Jakarta. Hal ini karena pada dasarnya  pengabdian dapat dilakukan di mana  saja, termasuk kabupaten.

Dia ingin mengabdikan hidupnya dengan  memajukan  kampung halaman.

“Saya mau bangun industri kopi, memperbaiki manajemen persawahan dan perkaretan (karet). Memajukan holtikuktura, dan lainnya,” kata Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) kepada RMOLSumsel.Com.

Dia juga ingin memajukan holtikultura dan industri dengan membangun sentra – sentra industri di Kabupaten Lahat,  sehingga akan banyak lapangan pekerjaan baru.

“Bukankah inti membangun  itu adalah menciptakan lapangan pekerjaan?,” ujar mantan mantan anggota DPR Dapil Kabupaten Lahat dan mantan Ketua Umum HMI Cabang Jakarta ini.

Kesungguhan Bursah membangun kampung halamannya ini sudah sejak lama dilakukan. Ketika menjadi anggota DPR RI Dapil Lahat,  dia banyak membantu warga-warga Lahat misalnya memberi bantuan keuangan bagi warga yang meninggal dunia.

Bursah juga dikenal sebagai tokoh pergerakan yang sangat konsen membantu warga Sumsel. Rumahnya kerap menjadi tempat berkumpul anak-anak muda, apalagi asal Sumsel.

Bursah juga tidak pernah ragu membantu warga Sumsel yang datang kepadanya baik ketika ia menjadi anggota DPR atau tidak.

Bursah juga intens mengadakan diskusi dan seminar dengan berbagai stakeholder maupun lintas generasi membahas berbagai masalah yang sedang berkembang. Peserta yang menghadiri kegiatan di rumahnya selalu membludak.

“Yang diundang serta yang datang 500. Akibatnya isteri pak Bursah harus menghubungi pihak restoran agar semua peserta dapat makan,” kata Ermawati, salah stau aktivis di Jakarta.

Mengenai perahu yang akan mengusungnya, Bursah mengaku tidak bersikap kaku. Tidak masalah baginya mau menggunakan perahu apapun.

“Kalau melalui partai berbelit – belit, aku mau lewat independen/perorangan saja. Sekarang sedang mengumpulkan KTP., dan  sudah terkumpul sekitar 72 ribu KTP, ” kata mantan Ketua Umum  Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas  Jayabaya, Jakarta ini.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa