Bocoran Reshuffle & Pemangkasan Kader-Kader HMI 

IMG-20160702-WA0030Catatan Malam, Lepas Taraweh:

Oleh: Muslim Arbi

Bocoran yg sengaja di edarkan oleh Sumber yg tidak jelas asal usulnya, konon dari Istana bahwa pada tanggal 14 Juli nanti akan ada pengumuman ttg reshuffle. Bersamaan dengan pengambilan Sumpah Jabatan Kapolri Baru. Rumur itu di tanggapi dingin di group2 diskusi di beberapa WAG.  Saya juga sebenarnya malas mau tanggapi ini. Tapi ada sejumlah Kader HMI seperti Ferry Mursidan Baldan dan Yuddy Chrisnandy mau di copot dari Jabatan nya dan di gantikan oleh Orang Lain.

Memang seprtinya ada upaya sejumlah isu tertentu di gulirkan untuk menghabisi Kader2 HMI di Kabinet. Ini bukan karena ada semacam Pembelaan kepada Wapres JK, yg juga dari HMI, atau seperti ada perang dingin antara Jokowi vs JK sehingga kekuatan JK di preteli.

Yang menjadi pertanyaan adalah kenapa harus Ferry, Yudhi dan Marwan seperti yg termuat di bocoran itu? Juga Rini Suwandi? Harus di singkirkan? Apa dosa mereka? Bukan kah apa yg dilakukan mereka selama ini adalah sesuai dengan tugas yang mereka emban. Soal Tindakan Rini dalam sejumlah langkah, bukankah itu adalah juga mau nya Jokowi bukan?

Kenapa Rini semata yang di salahkan? Kalau tindakan Rini itu salah, mestinya Jokowi ngomong doang ke Publik. Jokowi mendiamkan tindakan Rini, berarti Rini benar dong logikanya?

Dari isu reshuffle yg tidak jelas asal usul dan sekedar usil ini, bisa juga sekedar pancing suasana. Apalagi nama2 Kader HMI yg di sorot. Tapi, Sejarah mencatat bahwa yang Anti kepada HMI hanyalah PKI. Sehingga menjadi pertanyaan, apakah di Istana sdh kesusupan Orang2 Komunis yang memendam kebencian Sejarah sehingga Kader2 HMI di Kabinet harus tergusur?

Nah, kalau reshuffle dengan tujuan untuk singkirkan Kader2 HMI dan sekedar Konsolidasi Politik tertentu dan membangun kekuatan tertentu di Istana, maka bau busuk itu, cepat atau lambat akan tercium dan ketahuan juga.

Seperti nya Jokowi tidak mau memaafkan PKI, sebagaimana yg di sampaikan di acara TNI belakang ini, tapi kalau Penggusuran Kader2 HMI itu sama saja mengandung muatan kebencian Sejarah. Dan ini gampang di baca oleh Publik.

Kalau rumor itu benar terjadi dan benar adanya, maka alasan Hak Proregatif sebagai Tameng itu akan menyimpan persoalan dan akan mendapat serangan dari Kader2 HMI dan Kalangan Aktifis yang kritis tak henti2 nya.

Jangan lakukan itu, jika menghendaki Stabilitas dalam kehidupan Politik dalam perjalanan Bangsa ini kedepan.

Depok, 3 Juli 2016

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa