Arief : ‘Nama baik dipulihkan, Setnov Boleh Jabat Ketua DPR lagi’

images-1
Foto : liputan6.com

Klikaktifis.com – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjadi dasar bagi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memulihkan nama baik dan kehormatan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) dalam kasus papa minta saham sangatlah tepat.

Langkah MKD tersebut sudah mengikuti kaidah hukum karena dasar penentuan pelanggaran etik adalah bukti rekaman yang oleh MK dianggap tidak sah dan tidak mengikat secara hukum. Demikian kata Arief Rachman Direktur Eksekutif, Badan Pekerja Institut Proklamasi dalam keterangannya beberapa saat lalu, Rabu (28/9)

Menurutnya, sebagaimana tata tertib MKD, jika laporan atas suatu pelanggaran etika tidak cukup alat bukti, maka majelis tidak bisa menindaklanjuti laporan.

Melanggar etika dasarnya adalah adanya alat bukti cukup. Karena itulah kami berharap agar pemulihan nama baik Setya Novanto juga harus diikuti dengan mengembalikan jabatan beliau sebagai Ketua DPR yang mekanismenya akan dikembalikan ke partai dan pimpinan DPR, tegasnya.

“Mari kita hormati proses yang berjalan di MKD sebagai suatu proses pendewasaan bagi parlemen kita. Adapun terkait dengan mekanisme yang nanti dapat dijalankan agar jabatan Ketua DPR dapat diduduki kembali, sepenuhnya menjadi wewenang Partai Golkar dan DPR”, ungkapnya.

Yang pasti, putusan MK, serta langkah MKD tersebut menjadi pelajaran berharga bagi bangsa bahwa upaya konstitusional yang dilakukan Setya Novanto patut dihormati. Demikian Arief.****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa