APKLI : Stop Pembangunan Meikarta & Batalkan Hak Milik Properti Warga Asing

IMG-20170820-WA0002Klikaktifis.com – Kota Meikarta di Bekasi Jawa Barat dan hak milik warg negara asing (WNA )merupakan saudara kembar satu telur yang menjajah dan merobek Kedaulatan NKRI Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Penjajahan seperti ini juga telah merambah hampir diseluruh wilayah Indonesia. Lantas dimana kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia saat ini bersemanyaman? Indonesia sudah tidak berdaulat lagi, kembali terjajah bangsa asing”, ujar dr. Ali Mahsun Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang kaki Lima Indonesia (APKLI) 2017-2022 dalam keteranganya di Jakarta, Minggu (20/08).

Kata pria asal Jatim ini, apapun resiko dan yang akan terjadi, segala bentuk penjajahan di negeri kita harus dilawan dan diusir dari Bumi Pertiwi Indonesia.

Jangan pernah bermain api, juga jangan bermain di air keruh, kedaulatan dan kemerdekaan negeri ini tak boleh dirongrong dan dijajah bangsa asing manapun, tidak boleh dihinggapi kotoran para pecundang negeri ini.

“Ingat dan beri noktah merah!!! puluhan juta darah dan nyawa dipertaruhkan oleh nenek moyang leluhur bangsa Indonesia untuk mengantarkan kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. Jangan berkhianat, jangan merobek Indonesia, kami, rakyat dan bangsa Indonesia pasti melawan dan mengusir dari tanah air tercinta Indonesia”, tegas dr. Ali.

Dia menegaskan, satu-satunya harapan Indonesia saat ini adalah UMKM yang berjumlah 59,6 juta diseluruh tanah air.

Dimana 42%-nya adalah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjumlah 25 juta. Rawe-rawe rantas, malang-malang tuntas. Tekad bulat Hamukti Palapa PKL Indonesia, tekad bulat Revolusi Kaki Lima Indonesia untuk tegakkan kembali ekonomi rakyat dan kembalikan kedaulatan ekonomi bangsa.

Demi merah putih dan keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 adalah harga mati bagi APKLI dan 25 Juta PKL Indonesia.

“Apapun resiko dan yang akan terjadi, segala bentuk penjajahan di republik ini, APKLI beserta 25 Juta PKL ada di garda depan bersama rakyat dan bangsa Indonesia untuk melawan dan mengusir siapa saja yang menjajah bangsa dan negara Indonesia”, seru dr. Ali.****

 

 

 

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa