APKLI Harap Prabowo, SBY, Cak Imin Dengarkan Suara PKL Se-DKI 

IMG-20160718-WA0067Klikaktifis.com – Kalau Ahok jadi Gubernur lagi, PKL akan dihabisi semua, PKL tidak akan pilih Ahok di Pilkada DKI 2017.

PKL pilih calon gubernur yang tak gusur PKL, sosok yang mau metata dan berdayakan PKL. Sandiaga Uno-lah yang pas karena dia peduli dengan PKL, tegas Koordinator PKL Kawasan Busway Museum Mandiri Kota Tua Jakarta, Sihombing Kevin kepada Ketua Umum DPP APKLI dr. Ali Mahsun, M. Biomed Minggu Sore (17/6/2016)

“Ganti Ahok, kami dukung Pak Sandiaga Uno jadi Gubernur DKI, ini soal perut tolong dengar tangisan anak kami. Jangan gusur dan usir PKL, kami hanya minta boleh jualan”, teriaknya berjamaah (mirip paduan suara) PKL Kota Tua sambut kehadiran Sandiaga Uno bakal cagub DKI.

“Saya bersama APKLI akan menata PKL lebih rapi, tertib, dan bersih, serta jadikan mereka bagian wisata dan perekonomian Jakarta. Penghasilan mereka bisa naik 3 kali lipat jika ditata dan diberdayakan, mereka pilar perekonomian bangsa. Kita tata PKL, bukan digusur atau diusir karena mereka tulang punggung kehidupan keluarga”, tegas Sandiaga Uno, merespon harapan PKL Kota Tua Jakarta Barat.

Teriakan berjamaah PKL Kota Tua, “Ganti Ahok, kami dukung Pak Sandiaga Uno jadi Gubernur DKI”

Sandiaga adalah suara hati 500 ribu PKL se-DKI yang selama 4 tahun terakhir digusur dan diusir Ahok semena-mena tak beradab dan tak berperikemanusiaan.

PKL se-DKI Jakarta bulat tekad tidak pilih Ahok pada Pilkada DKI 2017. Mereka menyadari akan dihabisi Ahok jika dia jadi gubernur lagi.

Selaku Ketua Umum DPP APKLI, saya berharap suara PKL ini juga didengarkan oleh Pak Prabowo Subiyanto (Ketua Umum Gerindra), Pak Susilo Bambang Yudhoyono (Ketua Umum Demokrat), Cak Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB), Pak Zulkifli Hasan (Ketua Umum PAN), Pak Shohibul Imam (Ketua Umum PKS), dan Pak Djan Faridz (Ketua Umum PPP), harapnya.

Antarkan Sandiaga Uno, Dewan Pelindung PKL Indonesia, demi PKL, rakyat kecil, demi merah putih, dan demi utuhnya NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Kepada Pak Wiranto (Ketua Umum Hanura), Pak Setya Novanto (Ketua Umum Golkar), Pak Surya Paloh (Ketua Umum Nasdem), dan Ibu Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDIP).

“Saya terus berdoa kepada Allah SWT, Tuhan YME untuk segera memberikan ‘wangsit’ bahwa mendukung AHOK lagi merupakan sebuah pencideraan hati PKL dan rakyat kecil di DKI Jakarta”, tegas dr.Ali merespon keluh kesah PKL Kota Tua .****

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa