Andrianto : Ahok Efek Bakal Berbuntut Ke Pilkada 2018 & Pemilu 2019

persatuan-pergerakan-710x420
Foto : sayangi.com

Klikaktifis.com – Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto, memprediksi bahwa efek kekalahan Ahok di Pilkada DKI 2017 atau Ahok Effect bisa menggerus atau bakal berbuntut perolehan suara parpol-parpol pendukungnya di Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Andri melihat, kekalahan Rano Karno di Pilgub Banten 2017 juga akibat sentimen negatif publik Banten terhadap PDI Perjuangan yang menjadi parpol pengusung pasangan Rano-Embay.

Sebabnya, Ahok terkena kasus penodaan agama yang menjadi perhatian luas publik Indonesia dan sangat sensitif bagi pemilih di Banten yang mayoritas muslim.

“Kami berkeyakinan akan ada efek kurang bagus terhadap elektoral partai-partai pendukung Ahok pada pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Termasuk partai Islam seperti PKB dan PPP yang di putaran kedua mendukung Ahok, menurut saya keputusan yang keliru,” kata Andrianto, dalam diskusi Persatuan Pergerakan bertajuk ‘Ahok Effect : Prediksi Politik Indonesia 2019’ di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (3/5).

Sementara itu, Wakil ketua umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan, kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI 2017 sebagai representasi kemenangan rakyat.

Anies-Sandi yang punya dana terbatas sehingga disebut paket hemat, berhasil menang melawan kekuatan besar seperti pemilik modal dan pemilik kekuasaan.

“Kekuatan sebesar apapun ternyata masih kalah dengan rakyat. Pilkada Jakarta sudah membuktikan dimana Ahok didukung oleh kekuatan modal, oligarki, bahkan istana dan BIN,” kata Ferry.

Seperti di ketahui pasangan Anies Sandi unggul telak atas Ahok Djarot dalam hitungan KPUD DKI Jakarta sebesar 57, 95 persen dan 42,5 persen.

Jika sampai Jumat (05/05) pasangan Ahok Djarot tidak mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) maka pasangan Anies Sandi langsung di tetapkan sebagai pemenang oleh KPUD DKI Jakarta.****

Source : sayangi.com

Post Comment

Kawal Kedaulatan Bangsa